Leonard Tupamahu Apresiasi Ketajaman Lini Serang Persiba Balikpapan, Sesalkan Kelengahan di Detik Akhir
BANJARMASIN, Inibalikpapan.com — Pelatih kepala Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya meski harus puas berbagi angka dengan PS Barito Putera. Dalam laga dramatis pekan ke-25 Championship 2025/26 di Stadion 17 Mei, Sabtu (18/4/2026) malam, Beruang Madu bermain imbang 3-3.
Meski kemenangan yang sudah di depan mata sirna oleh gol Renan Alves di masa injury time, Leonard melihat adanya progres signifikan pada aspek produktivitas timnya.
Pecah Telur Masalah Produktivitas
Selama ini, masalah utama Persiba Balikpapan adalah sulitnya mencetak gol. Namun, dalam duel bertajuk Derbi Kalimantan ini, “Selicin Minyak” sukses menyarangkan tiga gol ke gawang Laskar Antasari.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemain. Secara permainan, kami sudah berusaha untuk bermain terbuka. Saya sangat bersyukur karena kami mampu mencetak tiga gol, di mana sebelumnya masalah tim ini adalah tentang produktivitas,” ujar Leonard dalam sesi post-match press conference, dikutip dari laman ileague.
Menurut mantan bek senior tersebut, keberhasilan mencetak tiga gol di laga tandang akan menjadi modal mental yang berharga bagi tim untuk melakoni dua laga sisa musim ini.
Waspadai Bola Mati, Tapi Tetap Lengah
Leonard mengakui bahwa timnya sebenarnya sudah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan Barito Putera, terutama dalam situasi bola mati (set piece). Namun, tekanan di menit-menit akhir membuat kelengahan tetap terjadi.
“Seperti yang sudah kami analisis, Barito Putera memang kuat dalam bola mati, baik dari sepak pojok maupun tendangan bebas. Di lini pertahanan, memang ada beberapa kelengahan yang terjadi (di menit akhir),” imbuhnya.
Sajikan Pertunjukan Menarik
Terlepas dari hasil yang menyesakkan bagi tim tamu, Leonard memuji sportivitas dan gaya main kedua tim yang tampil menyerang sepanjang 90 menit.
“Secara keseluruhan, saya melihat pertandingan berlangsung menarik di mana kedua tim bermain menyerang dan tidak ada yang hanya bertahan,” pungkas Leonard.
Hasil imbang ini membuat Persiba kini harus fokus total menatap laga “final” berikutnya melawan PSS Sleman di Stadion Batakan untuk menjaga asa keluar dari zona play-off degradasi.
BACA JUGA
