Balikpapan Ajak Perusahaan Ambil Peran dalam Pembangunan Kota

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha melalui Forum Corporate Social Responsibility (CSR). Sebagai upaya mendukung pembangunan kota di tengah berkurangnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi semakin penting. Untuk memastikan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan optimal.

Menurut Bagus, saat ini terdapat sekitar 50 perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR Kota Balikpapan. Dari jumlah tersebut, telah terhimpun dana CSR sebesar Rp17,6 miliar yang siap diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan daerah.

“Pemerintah Kota Balikpapan mengadakan pertemuan bersama Forum CSR yang beranggotakan perusahaan-perusahaan skala nasional maupun lokal. Kami berharap forum ini dapat semakin dioptimalkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pembangunan kota,” kata Bagus, Kamis (13/8/2027).

Ia menjelaskan, kontribusi dunia usaha tidak hanya berbentuk bantuan dana, tetapi juga program-program yang berdampak jangka panjang. Di sektor pendidikan, misalnya, perusahaan didorong untuk memberikan beasiswa kepada pelajar serta membuka peluang magang guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, Forum CSR juga diharapkan berperan dalam mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan naik kelas. Di bidang lingkungan, perusahaan dapat berkontribusi melalui pengelolaan sampah, penguatan bank sampah, hingga program-program pelestarian lingkungan lainnya.

Pengelolaan Taman Kota

Sementara itu, pada sektor sosial dan infrastruktur publik, perusahaan didorong untuk terlibat dalam pengelolaan taman kota, halte, serta pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program bedah rumah dan kegiatan sosial lainnya.

Bagus menegaskan bahwa APBD Kota Balikpapan tetap diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan mandatory spending seperti pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar masyarakat.

Oleh karena itu, keterlibatan sektor swasta menjadi salah satu solusi untuk memperluas jangkauan pembangunan tanpa membebani keuangan daerah.

“Pembangunan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kita membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari seluruh pihak, termasuk dunia usaha. Perusahaan yang beroperasi dan memperoleh manfaat ekonomi di Balikpapan tentu memiliki peran penting. Dalam mengembalikan sebagian manfaat tersebut kepada masyarakat melalui program CSR yang tepat sasaran,” ujarnya.

Ke depan, koordinasi program akan dilakukan melalui kepengurusan Forum CSR yang bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Seperti Dinas Lingkungan Hidup untuk program lingkungan serta sekretariat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk pemantauan pelaksanaannya.

Melalui penguatan Forum CSR, Pemkot Balikpapan berharap pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terus terwujud. Di tengah berbagai tantangan fiskal, semangat gotong royong antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diyakini menjadi kunci menjaga laju pembangunan Kota Beriman sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses