Balikpapan Perkuat Daya Saing Sambut Peluang IKN
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat daya saing daerah sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Capaian pertumbuhan ekonomi yang positif sepanjang 2025 dinilai menjadi modal penting untuk mempersiapkan Balikpapan menghadapi meningkatnya aktivitas investasi, perdagangan, dan mobilitas masyarakat seiring pembangunan IKN.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 10,24 persen pada 2025 menunjukkan bahwa arah pembangunan yang dijalankan pemerintah berada pada jalur yang tepat. Namun, menurutnya, capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk memperkuat daya saing daerah, bukan sekadar kebanggaan atas angka statistik.
“Kami bersyukur pertumbuhan ekonomi Balikpapan menunjukkan hasil yang sangat baik. Tetapi pekerjaan kami belum selesai. Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan ini mampu memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota penyangga utama IKN,” ujar Bagus, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, keberadaan IKN akan membawa berbagai peluang baru, mulai dari meningkatnya investasi, kebutuhan tenaga kerja, hingga berkembangnya sektor jasa dan perdagangan. Karena itu, pemerintah daerah harus mempersiapkan seluruh sektor agar masyarakat lokal menjadi penerima manfaat utama.
“IKN adalah peluang besar bagi Balikpapan. Jangan sampai peluang ini justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak luar. Kami ingin masyarakat Balikpapan menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi yang terjadi,” katanya.
Bagus menuturkan, salah satu fokus pemerintah adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dengan kebutuhan dunia usaha dan industri yang terus berkembang.
“Kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan keterampilan, serta kompetensi tenaga kerja. Dengan SDM yang berkualitas, masyarakat Balikpapan akan lebih siap menghadapi kebutuhan pasar kerja di era IKN,” jelasnya.
Sumber Daya Manusia
Selain penguatan sumber daya manusia, Pemerintah Kota Balikpapan juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan pelayanan publik, serta pembangunan infrastruktur pendukung.
“Investor tentu melihat banyak aspek sebelum menanamkan modal. Karena itu kami terus berbenah agar Balikpapan menjadi kota yang nyaman untuk berusaha, memiliki pelayanan publik yang baik, serta didukung infrastruktur yang memadai,” ujarnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diikuti dengan pemerataan manfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, perlindungan sosial, dan peningkatan kualitas hidup warga.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi. Yang paling penting adalah masyarakat bisa merasakan manfaatnya melalui terbukanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan, dan semakin baiknya kualitas hidup,” katanya.
Bagus optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Balikpapan akan semakin siap menghadapi berbagai peluang yang hadir seiring pembangunan IKN.
“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan semua pihak. Dengan semangat kebersamaan. Saya yakin Balikpapan mampu menjadi kota penyangga IKN yang maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
