HIPPI Balikpapan Didorong Jadi Motor Kolaborasi Pengusaha Lokal Sambut Peluang IKN
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan mendorong Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menjadi mitra strategis dalam memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di tengah pesatnya perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Semangat tersebut mengemuka dalam pelantikan Pengurus DPC HIPPI Balikpapan Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, Minggu (12/7/2026).
Pelantikan mengusung tema “Membangun Kolaborasi, Menguatkan Ekonomi Daerah”, yang dinilai sejalan dengan tantangan sekaligus peluang ekonomi yang kini dihadapi Balikpapan sebagai gerbang utama menuju IKN.
Mewakili Pemerintah Kota Balikpapan, Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Setda Kota Balikpapan, Zulkipli, menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus HIPPI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan organisasi yang semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pengurus yang baru diharapkan dapat mengemban amanah dengan baik serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zulkipli.
Menurutnya, posisi strategis Balikpapan sebagai kota penyangga utama IKN membuka peluang besar bagi sektor perdagangan, jasa, logistik, industri kreatif, hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila seluruh pemangku kepentingan mampu membangun kolaborasi yang kuat.
Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dunia usaha memerlukan dukungan regulasi yang kondusif, kemudahan investasi, sumber daya manusia yang kompeten, serta kepastian hukum agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Zulkipli juga menyoroti pentingnya transformasi pelaku usaha menghadapi perubahan ekonomi. Digitalisasi, sertifikasi produk, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga perluasan akses pasar menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah Kota Balikpapan, lanjutnya, terus berkomitmen memperkuat ekosistem usaha melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta berbagai program pendampingan UMKM agar dapat naik kelas.
Ia berharap HIPPI tidak hanya menjadi organisasi pengusaha, tetapi juga menjadi wadah lahirnya wirausahawan baru yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat, kita optimistis Balikpapan mampu memanfaatkan momentum pembangunan IKN untuk memperkuat ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Zulkipli.***
Penulis : Samsul
Editor: Ramadani
BACA JUGA
