Balikpapan Siap Jalankan Proyek Pengolahan Sampah Regional, Tinggal Tunggu Persetujuan Pusat
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan seluruh persiapan pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu melalui skema Balikpapan Raya telah rampung. Saat ini, realisasi proyek tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan tim dari pemerintah pusat telah melakukan peninjauan langsung beberapa bulan lalu untuk memastikan kesiapan daerah.
“Tim dari pemerintah pusat sudah datang ke Balikpapan. Ada dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup, PLN, dan beberapa instansi terkait. Mereka melihat langsung kesiapan daerah untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah ini,” kata Sudirman.
Menurutnya, pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek, mulai dari kesiapan lahan, volume sampah yang tersedia, dokumen studi kelayakan (feasibility study), hingga skema pembiayaan pengangkutan sampah dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
“Semua persyaratan teknis pada prinsipnya sudah kami siapkan. Lahan tersedia, dokumen perencanaan juga sudah lengkap. Sekarang kami tinggal menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Sudirman menjelaskan, lahan yang disiapkan berada di kawasan TPA Balikpapan dengan luas sekitar 40 hektare. Dari total area tersebut, sekitar 4 hingga 5 hektare telah dialokasikan khusus untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern.
Ia menambahkan, proyek tersebut menggunakan konsep Balikpapan Raya sehingga tidak hanya melayani sampah dari Kota Balikpapan, tetapi juga menerima pasokan dari wilayah sekitar, termasuk sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara seperti Samboja.
“Dengan konsep regional ini, kapasitas sampah yang dapat diolah diperkirakan mencapai sekitar 790 ton per hari. Jadi fasilitas ini memang disiapkan untuk melayani kebutuhan kawasan Balikpapan Raya,” jelasnya.
Menurut Sudirman, keberadaan fasilitas tersebut akan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi timbunan sampah yang terus meningkat, sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.
“Kami berharap prosesnya segera mendapatkan persetujuan sehingga proyek ini bisa segera direalisasikan. Ini akan sangat membantu pengelolaan sampah di Balikpapan dan wilayah sekitarnya,” tuturnya.
Jika terealisasi, fasilitas pengolahan sampah regional itu diharapkan mampu mengurangi beban TPA, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta mendukung pembangunan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membutuhkan sistem pengelolaan lingkungan berkelanjutan.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
