Balikpapan Terima 8.000 Blangko e-KTP, Kinerja Dukcapil Masuk Lima Besar Nasional

Direktur Bina Aparatur Ditjen Dukcapil Erlian

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kembali mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Selain menerima distribusi 8.000 keping blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan juga dinilai sebagai salah satu yang terbaik secara nasional.

Direktur Bina Aparatur Ditjen Dukcapil, Erlian, mengatakan distribusi blangko tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memastikan kebutuhan pelayanan administrasi kependudukan di daerah tetap terpenuhi hingga akhir tahun.

“Kami membawa 8.000 keping blangko untuk diberikan kepada Pemerintah Kota Balikpapan, khususnya Disdukcapil, agar pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Menurut Erlian, Ditjen Dukcapil secara rutin mendistribusikan blangko kepada seluruh kabupaten dan kota sesuai kebutuhan. Ia memastikan ketersediaan blangko nasional masih mencukupi sehingga pelayanan perekaman maupun pencetakan e-KTP tidak akan terganggu.

Selain memastikan ketersediaan logistik pelayanan, Ditjen Dukcapil juga melakukan evaluasi berkala terhadap pengelolaan barang milik negara (BMN) dan capaian kinerja setiap Disdukcapil. Evaluasi tersebut menjadi dasar penilaian terhadap kualitas pelayanan administrasi kependudukan di daerah.

“Hasil evaluasi menunjukkan kinerja Disdukcapil Kota Balikpapan sangat baik, baik dari sisi pengelolaan BMN maupun pencapaian target yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut dengan dukungan pemerintah daerah,” katanya.

Di sisi lain, Balikpapan juga menunjukkan kemajuan signifikan dalam implementasi program digitalisasi layanan melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sebelum pelaksanaan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos), capaian aktivasi IKD masih berada di bawah 10 persen. Namun dalam waktu sekitar satu bulan, angka tersebut meningkat menjadi lebih dari 18 persen.

Ditjen Dukcapil menargetkan seluruh daerah piloting, termasuk Balikpapan, mampu mencapai aktivasi IKD sebesar 30 persen hingga akhir tahun sesuai target Rencana Strategis (Renstra).

Prestasi Balikpapan tidak berhenti di situ. Kota ini juga berhasil masuk lima besar daerah terbaik dalam implementasi layanan Perlinsos dan menempati peringkat keenam nasional untuk kategori Total Transaksi Face Recognition.

Atas capaian tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan menerima penghargaan dari Ditjen Dukcapil berupa plakat, piagam penghargaan, satu unit perangkat Starlink, serta satu unit telepon pintar yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital.

Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan administrasi kependudukan di Balikpapan terus menunjukkan hasil positif. Dengan dukungan pemerintah pusat dan komitmen pemerintah daerah, pelayanan yang semakin cepat, mudah, dan berbasis digital diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern.***

Penulis: Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses