Pasar Sepinggan Terbakar, Bagaimana Nasib Para Pedagang yang Harus Segera Berjualan?

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan mempercepat penanganan pascakebakaran Pasar Sepinggan dengan menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang agar aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan sambil menunggu proses revitalisasi pasar.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan pemerintah langsung berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD untuk membersihkan lokasi kebakaran sekaligus menyiapkan tempat sementara bagi para pedagang.

“Pemkot bersama dinas terkait sudah berkoordinasi. Langkah pertama adalah membersihkan area yang terdampak kebakaran. Setelah itu, kami akan membangun Tempat Penampungan Sementara agar para pedagang bisa kembali berjualan secepat mungkin. Kami juga berharap para pedagang mendukung proses pembersihan sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar,” ujar Rahmad saat meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (1/8/2026).

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin para pedagang kehilangan mata pencaharian terlalu lama. Karena itu, percepatan pembangunan TPS menjadi prioritas agar roda perekonomian masyarakat segera pulih.

Rahmad juga menyampaikan keprihatinannya kepada para pedagang yang menjadi korban kebakaran dan memastikan pemerintah akan membantu mereka kembali menjalankan usaha.

“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, kami menyampaikan rasa duka dan keprihatinan kepada seluruh pedagang yang menjadi korban kebakaran. Semoga semua diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini. Kami berkomitmen mencari solusi terbaik agar para pedagang dapat kembali menjalankan usahanya,” katanya.

Menurut Rahmad, revitalisasi Pasar Sepinggan sebenarnya telah masuk dalam rencana pembangunan pemerintah. Musibah kebakaran menjadi momentum untuk mempercepat penataan pasar agar memiliki fasilitas yang lebih representatif, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

“Pasar Sepinggan merupakan salah satu pasar tradisional yang memiliki nilai sejarah dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Balikpapan. Ke depan, kami ingin menghadirkan pasar yang lebih tertata dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan,” ujarnya.

Evaluasi Sistem Keamanan Pasar Tradisional

Selain mempercepat revitalisasi, Pemkot Balikpapan akan mengevaluasi sistem keamanan seluruh pasar tradisional. Evaluasi tersebut mencakup ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta sarana mitigasi kebakaran lainnya.

“Keberadaan APAR tidak hanya penting di perkantoran, tetapi juga di fasilitas publik seperti pasar. Kami akan meminta dinas terkait melakukan evaluasi dan memastikan seluruh pasar memiliki perlengkapan keselamatan yang memadai agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” tegas Rahmad.

Terkait lokasi TPS, Rahmad menilai pemanfaatan area pasar yang telah mendapat pembersihan menjadi pilihan paling efektif ketimbang menggunakan lahan parkir. Menurutnya, penggunaan area parkir justru berpotensi mengganggu akses kendaraan dan mengurangi kenyamanan pengunjung.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap proses pembersihan segera rampung. Sehingga pembangunan TPS dapat dimulai dan para pedagang kembali berjualan secepat mungkin. Sementara revitalisasi Pasar Sepinggan terus dipersiapkan.***

Penulis: Samsul

Editor: Donny M.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses