Para pemain Persiba ketika dalam laga Liga Indonesia.(foto:gk)

Balistik Desak Pertamina Tunda Bongkar Stadion Parikesit

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Suporter Persiba Balikpapan yang tergabung dalam Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) akhirnya buka suara, mereka mendesak agar Pertamina menunda dulu pembongkaran stadion Parikesit yang selama ini menjadi kandang Beruang Madu.

“Keinginan kami, keingan Balistik Persiba main di Balikpapan, tetap menggunakan stadion Parikesit tampil di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017, itu keinginan kami,” kata Ketua Umum Balistik Hendrik Jatmiko.

“Pembongkaran kan belum juga menyentuh (sampai) ini (stadion). Pertamina punya sedikit toleransi lah, supaya Persiba tetap main di Parikesit, saya pikir pembangunan belum sampai menyentuh ini,”

Balistik berharap Pertamina mempertimbangkan rencana pembongkaran itu, menunggu stadion Balikpapan yang saat ini sedang dalam pembangunan akan rampung pada Juni 20127 dan Juli kemungkinan sudah bisa digunakan,

“Karna kita kan kalau gak salah main kan hanya 4 bulan atau 5 bulan (Maret ISL bergulir), sampai stadion jadi dan bisa digunakan. Jadi kita minta ditunda dulu pembongkarannya, karena waktunya gak lama,”

Balistik juga berharap, Pemerintah Kota Balikpapan ikut memfasilitasi agar Pertaminamenunda pembongkaran stadion Parikesit. Memang lahan stadion Parikesit memang milik Pertamina, karena sejak 1985 Persiba hanya diberi pinjam.

Rencananya diatas lahan stadion Parikeit akan dibangun bengkel dan gudang Pertamina yang merupakan bagian dari pengembangan kilang minyak Balikpapan.

Sebelumnya Manajemen Persiba telah memutuskan akan menggunakan stadion Gajayana Malang untuk menjadi kandang sementara Persiba. Bahkan rencananya seleksi pemain pun akan dilakukan di stadion yang merupakanm kandang Persema Malang itu.

Comments

comments

Baca juga ini :  DANA Perkuat Sinergi Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.