Barito Putera Kalah 1-2 dari Isenmulang Kalteng FC, Hendri Susilo Fokus Benahi Fisik Skuad
BANJARMASIN, Inibalikpapan.com – Barito Putera mengawali rangkaian persiapan menghadapi Super League 2026/2027 dengan hasil kurang maksimal. Laskar Antasari kalah tipis 1-2 dari Isenmulang Kalteng FC dalam laga uji coba di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (16/8/2026) petang.
Kekalahan ini menjadi ujian awal bagi pelatih anyar Barito Putera, Hendri Susilo, yang baru ditunjuk menangani tim pada pekan lalu.
Barito Putera tertinggal lebih dulu setelah gelandang serang asal Mali, Makan Konate, mencetak gol pada babak pertama. Isenmulang Kalteng FC kemudian menggandakan keunggulan melalui bek asal Brasil, Douglas Cruz, pada babak kedua.
Barito Putera baru mampu memperkecil ketertinggalan menjelang pertandingan berakhir. Bagus Kahfi mencetak gol lewat eksekusi tendangan bebas, tetapi gol tersebut belum mampu menyelamatkan Laskar Antasari dari kekalahan.
Dalam pertandingan tersebut, Hendri Susilo menurunkan tiga pemain asing sejak menit pertama. Mereka adalah bek Renan Silva, gelandang Kodai Nagashima, dan penyerang Murilo Mendes.
Hendri Susilo Tak Kejar Hasil di Laga Uji Coba
Meski kalah di hadapan pendukung sendiri, hasil pertandingan bukan menjadi fokus utama Hendri Susilo.
Sejak awal, pelatih berusia tersebut memang menjadikan laga kontra Isenmulang Kalteng FC sebagai tes untuk mengukur kondisi fisik pemain setelah menjalani latihan bersama.
Hendri mengakui kondisi fisik skuad Barito Putera masih membutuhkan banyak pembenahan.
“Progres ada, tapi belum signifikan ya, kita masih akan banyak bekerja di situ untuk peningkatan kondisi fisik pemain,” ujar Hendri, dikutip dari akun Instagram resmi Barito Putera, Sabtu (15/8/2026).
Menurutnya, tim belum menjalani persiapan secara maksimal sehingga tidak ada target khusus yang dibebankan kepada pemain dalam laga tersebut.
“Persiapan khusus (menghadapi uji coba) gak ada, karena ini namanya uji coba dan kita juga baru mulai persiapan,” katanya.
“Tujuan uji coba ini kita lihat sampai di mana kondisi fisik. Itu saja yang kita lihat untuk uji coba besok,” lanjut mantan pelatih Malut United FC musim 2025/2026 tersebut.
Hendri bahkan menegaskan kondisi fisik pemain jauh lebih penting dibandingkan hasil akhir pertandingan.
“Enggak, kita tidak ada target. Artinya target kita melihat sampai di mana kesiapan awal setelah kita menjalani latihan, khususnya fisik, sampai di mana. Itu dulu yang lebih penting,” tegasnya.
Semua Pemain Barito Putera Dapat Menit Bermain
Laga kontra Isenmulang Kalteng FC juga menjadi kesempatan Hendri Susilo untuk melihat kemampuan seluruh pemain.
Ia tidak ingin menjadikan pertandingan uji coba sebagai ajang mengejar kemenangan. Sebaliknya, seluruh pemain akan diberikan kesempatan untuk mendapatkan menit bermain.
“Kita tidak ada cari skor atau segala macam, enggak. Kita akan coba semua pemain,” beber Hendri.
Langkah tersebut penting bagi Hendri untuk memetakan kondisi skuad secara menyeluruh sekaligus menentukan kebutuhan tim sebelum kompetisi Super League 2026/2027 bergulir.
Hadapi Tim Super League Jadi Tes Berharga
Hendri Susilo juga menilai Barito Putera mendapat keuntungan dengan menghadapi Isenmulang Kalteng FC dalam uji coba perdana.
Menurutnya, kualitas lawan yang juga diproyeksikan tampil di kompetisi kasta tertinggi memberikan gambaran lebih realistis mengenai kesiapan Laskar Antasari.
“Uji coba pertama alhamdulillah kita dapat tim Liga 1 ya, alhamdulillah dia mau main di sini. Itu satu menguntungkan buat kita,” pungkas Hendri.
Kekalahan 1-2 dari Isenmulang Kalteng FC sekaligus menjadi alarm awal bagi Barito Putera. Namun, bagi Hendri Susilo, skor bukan persoalan utama.
Pekerjaan rumah terbesar Laskar Antasari saat ini adalah membangun kondisi fisik dan kesiapan tim sebelum kompetisi Super League 2026/2027 dimulai. Laga uji coba berikutnya akan menjadi kesempatan bagi Hendri untuk mengukur sejauh mana perkembangan skuad setelah program latihan intensif dijalankan.
Penulis : Abraham Johan
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
