Barito Putera Pertahankan Isnan Ali dan Frans Sinatra, Dampingi Hendri Susilo Kejar Promosi Super League
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Barito Putera tidak hanya melakukan perubahan di kursi pelatih untuk menghadapi Championship musim 2026/2027. Laskar Antasari juga mempertahankan dua sosok yang dinilai memahami karakter klub, yakni Isnan Ali dan Frans Sinatra.
Manajemen Barito Putera memastikan Isnan Ali tetap menjadi bagian dari tim kepelatihan sebagai asisten pelatih untuk mendampingi pelatih kepala baru, Hendri Susilo. Sementara Frans Sinatra tetap dipercaya sebagai Direktur Teknik PS Barito Putera.
Keduanya sebelumnya juga menjadi bagian dari struktur Barito Putera pada musim 2025/2026.
“Coach Isnan Ali tetap melanjutkan perjuangan sebagai Asisten Pelatih, dan Frans Sinatra sebagai Direktur Teknik PS Barito Putera,” tulis manajemen Barito Putera melalui akun media sosial klub, Sabtu (8/8/2026).
Kombinasi tersebut menjadi bagian dari strategi Barito Putera untuk membangun kembali kekuatan tim setelah gagal mewujudkan target promosi ke Super League musim lalu.
Isnan Ali dan Frans Sinatra bukan sosok asing bagi sepak bola nasional. Keduanya merupakan mantan pemain Timnas Indonesia dari generasi berbeda dan kini melanjutkan kiprahnya di balik layar.
Pengalaman keduanya diharapkan bisa menjadi penyeimbang bagi Hendri Susilo yang baru ditunjuk sebagai pelatih kepala.
“Pengalaman, loyalitas, dan visi baru untuk membawa Laskar Antasari melangkah lebih jauh. Same passion. New mission. Let’s move forward!” tulis manajemen Barito Putera.
Hendri Susilo Gantikan Stefano Cugurra
Sebelumnya, Barito Putera telah menunjuk Hendri Susilo sebagai pelatih kepala baru untuk musim 2026/2027.
Pelatih yang musim lalu menangani Malut United tersebut dipercaya menggantikan Stefano Cugurra yang kontraknya tidak diperpanjang setelah gagal membawa Barito Putera promosi ke Super League.
“Please Welcome, Hendri Susilo, Pelatih Kepala Laskar Antasari musim 2026/2027,” tulis manajemen klub.
Hendri juga tidak datang sendirian. Manajemen Barito Putera menunjuk Miftahul Hadi sebagai pelatih kiper dan Yulian Syahreza sebagai pelatih fisik untuk melengkapi staf kepelatihan.
“Tiga sosok baru siap menjadi bagian dari perjalanan Laskar Antasari. Pengalaman, energi, dan visi baru untuk membawa Laskar Antasari menghadapi musim yang baru,” tulis manajemen.
Hendri memiliki catatan cukup impresif bersama Malut United pada musim 2025/2026. Ia membawa klub tersebut finis di posisi keenam klasemen akhir Super League dengan koleksi 53 poin.
Malut United meraih 15 kemenangan, delapan hasil imbang, dan 11 kekalahan dari 34 pertandingan.
Kini, pengalaman tersebut menjadi modal Hendri untuk memimpin Barito Putera. Tantangannya jelas, membawa Laskar Antasari kembali bersaing untuk mendapatkan tiket promosi ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Dengan mempertahankan Isnan Ali dan Frans Sinatra sekaligus mendatangkan Hendri Susilo beserta staf barunya, Barito Putera mulai membentuk kombinasi antara kontinuitas dan wajah baru.
Setelah gagal promosi musim lalu, proyek baru Laskar Antasari kini memasuki tahap serius. Targetnya pun tegas: kembali ke Super League.
Penulis : Abraham Johan
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
