Bawang Merah dan Sayuran Turun Harga, Cabai Justru Naik
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Klandasan Balikpapan pada Jumat (1/5/2026) masih menunjukkan fluktuasi. Beberapa komoditas mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama kelompok cabai dan ikan, sementara sebagian lainnya justru mengalami penurunan harga.
Berdasarkan data pemantauan harga, kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas ikan basah tongkol yang naik Rp5 ribu dari sebelumnya Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram atau meningkat 16,67 persen.
Selain itu, harga cabai merah besar juga mengalami kenaikan cukup tajam. Harga komoditas tersebut naik Rp7 ribu dari Rp53 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram atau meningkat 13,20 persen. Sementara cabai keriting naik Rp5 ribu dari Rp50 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada kacang hijau yang kini dijual Rp33 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp31 ribu. Beras premium tertinggi turut mengalami penyesuaian harga dari Rp17 ribu menjadi Rp18 ribu per kilogram.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga. Bawang merah tercatat turun Rp3 ribu dari Rp58 ribu menjadi Rp55 ribu per kilogram atau turun sekitar 5,17 persen.
Penurunan cukup besar juga terjadi pada kelompok sayuran. Harga sayur bayam turun dari Rp13 ribu menjadi Rp10 ribu per ikat atau turun 23,07 persen. Sayur sawi juga turun Rp4 ribu dari Rp19 ribu menjadi Rp15 ribu per ikat.
Sementara itu, cabai rawit yang sebelumnya sempat tinggi kini mulai mengalami penurunan harga. Harga cabai rawit turun Rp5 ribu dari Rp72 ribu menjadi Rp67 ribu per kilogram.
Komoditas lain seperti daging ayam ras, daging sapi, gula pasir, telur ayam ras, minyak goreng curah, hingga berbagai produk susu tercatat masih stabil tanpa perubahan harga dibanding hari sebelumnya.
Harga Daging Ayam
Harga daging ayam ras bertahan di angka Rp39 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi murni masih berada di kisaran Rp180 ribu per kilogram. Untuk telur ayam ras, harga masih stabil di angka Rp2.300 per butir.
Stabilnya sebagian besar kebutuhan pokok dinilai cukup membantu menjaga daya beli masyarakat, meski fluktuasi pada komoditas tertentu tetap menjadi perhatian pedagang maupun konsumen.
Pedagang memperkirakan perubahan harga, khususnya cabai dan ikan, dipengaruhi faktor distribusi dan pasokan dari daerah pemasok. Kondisi cuaca juga dinilai turut memengaruhi hasil panen dan tangkapan nelayan sehingga berdampak pada harga di pasar tradisional.
Secara umum, kondisi harga bahan pokok di Pasar Klandasan masih relatif terkendali meski beberapa komoditas strategis mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.***
BACA JUGA
