Bazar Buku Murah Dispustakar Balikpapan, Dorong Masyarakat Semakin Gemar Membaca
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar) akan menggelar Bazar Buku Murah pada 3–5 September 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong budaya membaca sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap buku dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar) Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, mengatakan bazar tersebut terbuka bagi masyarakat, khususnya pelajar yang berada di wilayah Kecamatan Balikpapan Kota dan Balikpapan Tengah.
“Insyaallah tanggal 3 sampai 5 September 2026, Dispustakar akan mengadakan Bazar Buku Murah. Masyarakat dan siswa-siswi bisa datang ke lobi kantor Dispustakar untuk mengunjungi kegiatan ini,” ujar Neny, Senin (24/8/2026).
Bazar akan berlangsung selama tiga hari dengan waktu pelayanan yang berbeda. Pada Kamis, 3 September, kegiatan dibuka pukul 08.00 hingga 16.00 Wita. Selanjutnya, Jumat, 4 September, berlangsung pukul 08.00 hingga 15.30 Wita. Sementara pada Sabtu, 5 September, bazar dibuka pukul 08.00 hingga 12.00 Wita.
Menurut Neny, kegiatan tersebut memiliki kaitan erat dengan momentum September sebagai Bulan Gemar Membaca serta Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September.
Melalui bazar itu, masyarakat tidak hanya mendapat kesempatan membeli buku dengan harga di bawah Rp100.000, tetapi juga dapat memanfaatkan koleksi yang tersedia di perpustakaan secara gratis melalui layanan peminjaman.
“Jadi masyarakat punya dua pilihan. Bisa membeli buku dengan harga di bawah Rp100.000 atau meminjam koleksi buku yang ada di perpustakaan,” katanya.
Buku yang disiapkan menyasar berbagai kelompok pembaca, mulai dari anak-anak sekolah tingkat SD, SMP, SMA hingga keluarga. Koleksinya juga mencakup buku bertema anak, keluarga dan ilmu pengetahuan populer.
Neny berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada transaksi jual beli buku. Lebih jauh, bazar diharapkan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk kembali menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Harapannya semakin meningkatkan minat baca masyarakat. Kami juga menghadirkan buku-buku terkait anak, keluarga dan ilmu pengetahuan populer. Mudah-mudahan masyarakat semakin gemar membaca dan datang ke perpustakaan untuk memanfaatkan koleksi yang ada,” tuturnya.
Selain bazar, Dispustakar Balikpapan juga menyiapkan Lomba Cerdas Cermat Literasi tingkat SMP. Pendaftaran peserta dibuka hingga 1 September 2026 dengan kuota terbatas. Kegiatan literasi tersebut akan dilengkapi agenda bedah buku.
Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan bahwa membangun budaya baca tidak cukup hanya dengan menyediakan gedung perpustakaan. Akses terhadap buku, kegiatan literasi dan keterlibatan keluarga serta sekolah menjadi bagian penting dalam membentuk kebiasaan membaca.
Pada akhirnya, pesan yang ingin dibangun sederhana: membaca bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga bentuk cinta kepada masa depan. Ketika sebuah keluarga menyediakan ruang bagi buku, sesungguhnya mereka sedang menanam harapan agar anak-anak tumbuh dengan wawasan, imajinasi dan kemampuan untuk melihat dunia lebih luas.***
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
