Grand City Jadi Kawasan Baru Layanan Perbankan, Tekankan Inklusi Keuangan

Kawasan Gran City kini dilengkapi dengan adanya Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu. (Foto:Ist/Inibalikpapan.com).

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Relokasi Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Balikpapan Grand City dinilai menjadi bagian dari perkembangan ekosistem ekonomi di kawasan Balikpapan. Pemerintah Kota Balikpapan berharap keberadaan kantor layanan tersebut ikut memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Kantor Bank Mandiri KCP Balikpapan Grand City resmi beroperasi setelah dilakukan peresmian dan live operasional, Senin (24/8/2026).

Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Idham, mengatakan perkembangan kawasan perkotaan perlu diikuti dengan ketersediaan layanan publik dan ekonomi yang memadai, termasuk layanan perbankan.

Menurutnya, keberadaan perbankan di kawasan yang terus berkembang dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi sekaligus mengakses berbagai produk keuangan.

“Perbankan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat dan roda pembangunan daerah,” ujar Idham.

Ia menjelaskan, layanan perbankan saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan menarik uang. Perbankan memiliki peran dalam mendukung aktivitas ekonomi melalui pembiayaan, investasi, serta pengembangan usaha masyarakat.

Hal tersebut dinilai penting karena aktivitas ekonomi Balikpapan terus berkembang. Pelaku usaha membutuhkan akses permodalan, sementara masyarakat membutuhkan layanan keuangan yang mudah dijangkau dan sesuai dengan kebutuhan.

Idham mengatakan penguatan akses tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan inklusi keuangan. Masyarakat dari berbagai kelompok diharapkan dapat memanfaatkan layanan perbankan secara aman, termasuk melalui berbagai layanan digital.

“Yang kita harapkan bukan hanya layanan yang semakin canggih, tetapi juga inklusif sehingga masyarakat dan pelaku UMKM tidak tertinggal dalam ekosistem keuangan modern,” katanya.

Menurut Idham, perkembangan Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) turut memberikan tantangan sekaligus peluang bagi sektor perbankan. Mobilitas masyarakat dan aktivitas usaha yang meningkat membutuhkan layanan keuangan yang semakin responsif.

Karena itu, perbankan diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pelaku UMKM dan masyarakat yang ingin mengembangkan kegiatan ekonomi.

Pemkot Balikpapan juga menilai literasi keuangan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perluasan akses perbankan. Masyarakat perlu dibekali pemahaman agar mampu menggunakan produk keuangan secara tepat serta mengenali risiko investasi ilegal dan berbagai bentuk penipuan.

“Pemerintah Kota Balikpapan siap membangun sinergi dengan sektor perbankan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Dengan beroperasinya Bank Mandiri KCP Balikpapan Grand City, Pemkot berharap layanan perbankan semakin dekat dengan pusat-pusat aktivitas masyarakat dan dunia usaha.

Kehadiran tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan transaksi, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui pembiayaan usaha, peningkatan literasi keuangan, serta terbukanya akses masyarakat terhadap berbagai layanan finansial.

Bagi Pemkot Balikpapan, penguatan inklusi keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.***

Penulis : Samsul/Humas Pemkot

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses