Ribuan Warga Balikpapan Ramaikan peresmian CFD Terpadu
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ribuan warga Balikpapan mengikuti jalan sehat setelah wali kota Balikpapan resmi meluncurkan Car Free Day (CFD) Terpadu di kawasan Taman Tiga Generasi, Balikpapan Selatan, Minggu (23/8/2026).
Rombongan wali kota bersama istri dan Forkopimda dan warga berjalan sekitar 2 km melintasi taman tiga generasi, kantor Dinas hingga kantor PTMB hingga kantor PKK Balikpapan.
Wali kota menyapa warga dan ASN melakukan kegiatan di masing-masing kantor Dinas baik berupa senam maupun pertandingan HUT RI.
Peluncuran kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena bertepatan dengan pembukaan kembali akses Jalan Syarifuddin Yoes yang sebelumnya sempat terdampak longsor selama beberapa bulan terakhir.
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud. mengatakan, pembukaan kembali jalan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat karena akses lalu lintas antarkawasan di Kota Balikpapan dapat kembali berjalan normal.
“Alhamdulillah, pada hari ini kita melaksanakan launching Car Free Day sekaligus membuka kembali akses Jalan Syarifuddin Yoes. Setelah beberapa bulan terdampak longsor, kini jalan tersebut dapat kembali digunakan masyarakat dan lalu lintas Kota Balikpapan kembali normal,” ujar Rahmad Mas’ud.

Dalam kesempatan itu, Rahmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang selama ini turut menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan kota. Menurutnya, keberhasilan Balikpapan mempertahankan predikat sebagai kota yang bersih tidak lepas dari peran aktif seluruh warga.
Pelaksanaan CFD Terpadu kali ini dipusatkan di kawasan Balikpapan Selatan sebagai alternatif ruang publik bagi masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Car Free Day ini kami hadirkan untuk seluruh warga Balikpapan. Selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi keluarga, kegiatan ini juga bertujuan menghidupkan UMKM yang berada di kawasan Balikpapan Selatan agar ekonomi masyarakat semakin bergerak,” katanya.
Rahmad menegaskan, bahwa CFD Terpadu merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Balikpapan bersama Forkopimda serta berbagai organisasi perangkat daerah. Program ini juga dipadukan dengan penguatan ekonomi kreatif, pelayanan publik, transformasi budaya kerja, hingga promosi produk lokal.
Di tengah suasana perayaan tersebut, Rahmad turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Timur akibat musim kemarau panjang.
Ia meminta warga tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah dengan alasan apa pun, terutama di area yang berdekatan dengan hutan, kebun, dan kawasan rawan kebakaran. Menurutnya, pemerintah pusat telah mengeluarkan aturan yang memuat sanksi tegas, termasuk pidana, bagi pelaku pembakaran lahan.
“Kami tidak ingin kejadian kebakaran hutan yang terjadi di beberapa daerah turut terjadi di Balikpapan. Karena itu saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membakar sampah sembarangan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan keselamatan kota kita,” tegasnya.
Rahmad berharap CFD Terpadu dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat gaya hidup sehat masyarakat, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi UMKM dan ekonomi kreatif sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kota Balikpapan.
“Ini adalah persembahan kami untuk masyarakat Balikpapan. Semoga menjadi ruang kebersamaan, ruang sehat, sekaligus ruang ekonomi yang membawa manfaat bagi seluruh warga,” tutupnya.***
BACA JUGA
