Kontingen Balikpapan

Bonus Atlet Porprov Tunggu Laporan Disporabudpar

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – meski sudah sepekan berakhirnyapekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim yang berlangsung di Senggata 1-12Desember 2018, namun bonus atlet peraih medali belum dibagikan.

Menanggapi itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengungkapkan hingga kini masih menunggu laporan dari Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) terkait bonus yang diberikan kepada atlet.

Pasalnya, kata Rizal, alokasi dana yang dianggarkan untuk bonus atlet dalam APBD hanya sekitar Rp 5 miliar. Sementara di Porprov sebelumnya anggaran untuk bonus bagi atlet peraih medali seluruhnya mencapai Rp 7,5 miliar.

“Sementara kan yang ada dianggaran katanya sekitar Rp 5 miliar lagi diperhitungkan Dispora bagaimana formulasinya apakah anggaran Rp 5 miliar itu cukup. Karena misalnya Porprov yang sebelumya sekitar Rp 7,5 miliar kalau tidak salah,” ujarnya.

Karenanya kata Rizal, Pemerintah Kota Balikpapan tak ingin buru-buru memberikan bonus bagi atlet, sebelum mendapat laporan dari Disporabudpar, apakah alokasi dana yang ianggarkan cukup untuk bonus atlet

 “Nanti kita lihat dulu. Karena saya belum dapat laporan dari Disporan berapa hitungan sekarang dengan medali sebanyak itu,” ujarnya.

Rizal mengungkapkan, jika tidak cukup tentu masih akan dibicarakan lagi dengan DPRD kemudian anggarkan kembali. Karenanya, Rizal belum bisa menjanjikan kapan bonus atlet tersebut akan dibagikan.

“Kita tunggu dulu, karena kalau tidak cukup kita akan bicarakan dulu dengan DPRD. Karena yang dianggarkan baru Rp 5 miliar. Kita belum tahu (kapan cairnya), kita tunggu laporan Disporabudpar dulu,” ujarnya.

Di Porprov tahun ini kontingen Balikpapan meraih 484 medali, diantaranya  129 medali emas, 143 medali perak dan 212 medali perunggu. Berada diperingkat 3 dibawah tuan rumah Kutai Timur dan Samarinda.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.