Car Free Day Terpadu Balikpapan Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Warga
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan resmi meluncurkan Car Free Day (CFD) Terpadu di Taman Tiga Generasi, Minggu (23/8/2026). Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ruang bebas kendaraan bermotor untuk aktivitas olahraga, tetapi juga diarahkan menjadi wadah pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, serta kampanye lingkungan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, CFD Terpadu merupakan langkah pemerintah untuk mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus memanfaatkan ruang publik secara produktif.
“Car Free Day ini bukan hanya untuk berolahraga. Kita ingin ruang publik ini juga menjadi tempat masyarakat berinteraksi, mengembangkan ekonomi kreatif, dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Rahmad.
Menurutnya, pelaksanaan CFD mengintegrasikan sejumlah program strategis pemerintah, mulai dari penguatan ekonomi kreatif, Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPP), program Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kawasan Taman Tiga Generasi yang bebas kendaraan bermotor selama pelaksanaan CFD memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga, berjalan kaki maupun melakukan berbagai aktivitas bersama keluarga. Kondisi tersebut sekaligus menciptakan ruang interaksi sosial yang lebih nyaman.
Rahmad menilai, kegiatan CFD memiliki manfaat yang lebih luas karena dapat mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha lokal. Berbagai stan UMKM dan ekonomi kreatif hadir menawarkan produk kuliner, kerajinan serta berbagai produk lokal lainnya.
“Yang kita bangun bukan sekadar kegiatan mingguan, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat dari kegiatan ini, baik dari sisi kesehatan, lingkungan maupun ekonomi,” ujarnya.
Pemerintah kota berharap CFD dapat menjadi pasar alternatif bagi pelaku UMKM. Tingginya kunjungan masyarakat pada akhir pekan dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku usaha memperluas pasar dan memperkenalkan produk lokal kepada konsumen.
Kebersihan Kawasan Lingkungan
Selain mendorong aktivitas ekonomi, Pemkot Balikpapan juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kawasan CFD. Para pelaku UMKM didorong mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menerapkan prinsip usaha yang lebih ramah lingkungan.
“Jangan sampai kegiatan ekonomi kita justru menghasilkan banyak sampah. Kita ingin UMKM tumbuh, tetapi tetap menjaga kebersihan dan lingkungan,” tegas Rahmad.
CFD Terpadu juga direncanakan tidak hanya berlangsung di Taman Tiga Generasi. Pemerintah kota akan mengembangkan kegiatan serupa secara rutin di enam kecamatan di Balikpapan agar manfaat ruang publik sehat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Di tengah peluncuran CFD, Rahmad turut mengingatkan warga mengenai kondisi kemarau dan potensi dampak El Nino. Masyarakat diminta menggunakan air bersih secara bijak dan tidak melakukan pemborosan.
“Mari kita hemat air. Kondisi cuaca seperti sekarang harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan boros menggunakan air karena air merupakan kebutuhan utama masyarakat,” katanya.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat meningkat ketika kondisi cuaca panas dan kering.
Peluncuran CFD Terpadu menjadi momentum kolaborasi pemerintah, masyarakat, komunitas dan pelaku usaha. Dengan memadukan olahraga, kesehatan, ekonomi dan lingkungan. Kegiatan ini diharapkan menjadi aktivitas akhir pekan yang memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat kualitas ruang publik di Kota Balikpapan.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Dani/Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
