Susunan Direksi dan Komisaris PT LIB yang baru / PSSI

Daftar Direksi PT LIB yang Baru, Ponaryo Astaman Jabat Anggota Komisaris

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi nasional telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Selasa (15/11/2022).

Dalam RUPS yang di gelar di Hotel Sultan, Jakarta, menghasilkan susunan direksi dan komisaris yang baru. Diantaranya terpilihnya Presiden Perisja Jakarta Ferry Paulus menjadi Direktur Utama PT LIB.

Paulus menggantikan  Akhmad Hadian Lukita yang ditetapkan tersangka dan ditahan dalam kasus Tragedi Kanjuruhan yang menelan 135 korban jiwa dan ratusan dirawat.

“Saya dimintakan untuk membawa PT LIB memasuki satu dimensi yang baru menuju ke transpormasi, dan memang biasanya di dalam koorporasi itu usia dari kepengurusan selama 5 tahun, dan direview setiap tahun oleh pemegang saham,” kata Ferry Paulus.

Menariknya, mantan kapten timnas Ponaryo Astaman dipilih menjadi anggota Komisaris. Chief Operating Officer Borneo FC terpilih bersama Presiden bali United Yabes Tanuri.

Seperti diketahui, pemegang saham PT LIB meliputi 18 klub peserta Liga 1 dan PSSI. Sebanyak 99 persen adalah milik tim Liga 1, sementara 1 persen lagi punya PSSI.

“Tadi pemegang saham lengkap, 18 klub yang tidak hadir satu (Persis Solo). Kemudian satu persen dari PSSI dikuasakan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi juga hadir,” tambahnya Ferry Paulus.

“Jadi dari pemegang saham yang ada 19, yang tidak hadir cuma satu, dan secara undang-undang perseroan itu sudah memenuhi syarat, dan menetapkan saya sebagai direktur utama,” imbuhnya.

Susunan Direksi dan Komisaris PT LIB

Direksi

• Direktur Utama: Ferry Paulus 

• Direktur: Munafri Arifuddin

• Direktur Operasional: Sudjarno

Komisaris

• Komisaris Utama: Juni Rahman

• Anggota Komisaris: Yabes Tanuri, Ponaryo Astaman, Ardian, Roofi

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.