Setelah Lima Musim, Kei Hirose Tak Lagi Bersama Borneo FC, Muhammad Shihan Juga Pergi

Kei Hirose / ileague.id
Kei Hirose / ileague.id

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Borneo FC Samarinda benar-benar melakukan perombakan besar jelang musim 2026/2027. Tim berjuluk Pesut Etam itu melepas sejumlah pemain, termasuk dua gelandang utama mereka.

Salah satu nama yang resmi berpisah adalah gelandang jangkar asal Jepang, Kei Hirose. Pemain yang telah membela Borneo FC selama lima musim itu menjadi bagian penting dalam perjalanan tim.

“Lima musim berseragam Borneo FC Samarinda, pria asal Jepang ini mencatatkan 155 pertandingan di berbagai ajang. Sebuah waktu yang tak singkat, tapi setiap perjumpaan pasti ada perpisahan,” tulis manajemen klub melalui akun resmi Instagram, Selasa (9/6/2026).

Manajemen juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Hirose selama membela Pesut Etam.

“Terima kasih Kei Hirose atas dedikasi dan segalanya yang sudah diberikan. Sukses di perjalanan baru,” lanjut pernyataan tersebut.

Muhammad Sihran Akhiri 10 Tahun Kebersamaan

Selain Hirose, gelandang Muhammad Sihran juga resmi meninggalkan klub. Pemain berdarah Maluku itu telah mengabdi selama satu dekade, sejak level junior hingga menembus tim utama.

“Bertumbuh dari Borneo Junior hingga skuad senior, 10 musim telah dilalui. Terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan,” tulis manajemen.

Total 12 Pemain Dilepas

Sebelumnya, Borneo FC juga telah melepas beberapa pemain lainnya, termasuk penyerang asal Brasil Kaio Nunes dan striker asal Spanyol Koldo Obieta.

Bek asal Brasil Cleylton Santos yang berstatus pinjaman juga dipastikan kembali ke klub asalnya.

Tak hanya itu, total sembilan pemain lain turut dilepas, yakni:

  • Mohammed Anez
  • Christophe Nduwarugira
  • Syahrul Trisna Fadillah
  • Daffa Fasya Sumawijaya
  • Ahmad Agung
  • Mohammad Khanafi
  • Ardi Idrus
  • Muhammad Alfharezzi Buffon
  • Ikhsan Nul Zikrak

Manajemen klub menyampaikan terima kasih atas kontribusi seluruh pemain yang telah menjadi bagian dari perjalanan tim musim lalu.

Sinyal Perombakan Besar

Langkah “cuci gudang” ini menjadi sinyal kuat bahwa Borneo FC tengah menyiapkan wajah baru untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Perombakan besar ini diprediksi akan diikuti dengan kedatangan sejumlah pemain baru guna memperkuat skuad dan meningkatkan daya saing Pesut Etam di kancah Liga Indonesia.

Dengan perubahan signifikan ini, publik kini menantikan arah baru yang akan dibawa Borneo FC dalam membangun tim yang lebih kompetitif di musim mendatang.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses