Gelari Pelangi: Kampung Mandiri Balikpapan Utara Jadi Etalase UMKM dan Pemberdayaan Warga
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Kampung Mandiri Balikpapan Utaratak sekadar menjadi lokasi penilaian Lomba Gelari Pelangi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Kawasan di Kilometer 12 itu kini berkembang sebagai pusat pemberdayaan warga yang menggabungkan penguatan usaha mikro, pendidikan keluarga, hingga kelembagaan masyarakat.
Keberhasilan program tersebut menjadi salah satu yang dipaparkan Kecamatan Balikpapan Utara saat menerima kunjungan tim penilai Gelari Pelangi tingkat provinsi.
Camat Balikpapan Utara Umar Adi mengatakan, berbagai program pemberdayaan yang berjalan saat ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kecamatan, Tim Penggerak PKK, kelompok masyarakat, dan dunia usaha yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kami berupaya memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Termasuk warga difabel yang secara akademis masih mampu mengikuti proses pembelajaran, tetap kami fasilitasi dengan baik,” kata Umar Adi.
Selain mendorong peningkatan ekonomi keluarga, pemerintah kecamatan juga memberikan perhatian terhadap akses pendidikan dan penguatan kapasitas masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas.
Kampung Mandiri Jadi Etalase Produk Warga
Dalam penilaian tersebut, tim provinsi mengunjungi Kampung Mandiri Kilometer 12 yang menjadi salah satu contoh pemberdayaan masyarakat di Balikpapan Utara.
Di kawasan ini terdapat sedikitnya 11 unit usaha yang tersebar di lima RT. Berbagai usaha tersebut dikelola secara kolaboratif bersama kader PKK sebagai upaya memperkuat ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang pemasaran produk lokal.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian ialah Toko PKK, yang berfungsi sebagai etalase berbagai produk hasil karya warga.
Selain itu, koperasi yang telah lama beroperasi juga telah menyesuaikan seluruh aspek legalitasnya dengan regulasi terbaru sehingga diharapkan mampu memberikan kepastian dan keberlanjutan bagi anggotanya.
“Perizinan koperasi maupun unit usaha sudah kami sesuaikan dengan aturan yang berlaku saat ini. Ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga keberlanjutan usaha masyarakat agar semakin kuat dan legal,” ujarnya.
Menurut Umar Adi, kemitraan dengan kelompok usaha dan berbagai komunitas masyarakat yang telah dibangun sejak 2011 terus diperkuat agar pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produknya.
Bagi Kecamatan Balikpapan Utara, penilaian Gelari Pelangi bukan semata-mata tentang meraih penghargaan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menunjukkan hasil kerja bersama dalam membangun lingkungan yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Umar Adi mengapresiasi seluruh kader PKK, kelompok masyarakat, dan para mitra yang selama ini konsisten mendampingi berbagai program pemberdayaan.
“Yang paling penting bukan sekadar meraih juara, tetapi bagaimana program-program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat kebersamaan dan pemberdayaan inilah yang menjadi kekuatan utama Balikpapan Utara,” tutupnya.
BACA JUGA
