Dishub Balikpapan Fasilitasi Dialog Angkutan Barang, Bahas Solar Bersubsidi hingga Keselamatan Jalan

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha angkutan barang guna memastikan kelancaran distribusi logistik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar pada Jumat (12/6/2026) di Kantor Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, lantai 4.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Dishub Kota Balikpapan, pihak Pertamina, DPD APTRINDO Kalimantan Timur, asosiasi truk dan logistik, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas surat yang disampaikan DPD APTRINDO Kaltim bersama asosiasi angkutan barang mengenai berbagai kendala operasional yang dihadapi pelaku usaha logistik di Balikpapan.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah kebutuhan penambahan kuota solar yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas angkutan barang yang terus meningkat seiring perkembangan sektor industri dan perdagangan di Kota Balikpapan.

Selain itu, peserta rapat juga membahas usulan pemisahan jalur pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan angkutan barang guna mengurangi antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi waktu operasional kendaraan logistik sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan lainnya.

Persoalan administrasi kendaraan turut menjadi pembahasan, termasuk pelaksanaan uji berkala kendaraan bermotor atau KIR, penggunaan QR Code MyPertamina, serta kemudahan dalam pemenuhan persyaratan pembayaran pajak kendaraan.

Para peserta berharap adanya penyederhanaan prosedur tanpa mengurangi aspek pengawasan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Di sisi lain, aspek keselamatan dan keamanan transportasi juga mendapat perhatian. Salah satu usulan yang mengemuka adalah percepatan perbaikan lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan Kilometer 13 yang selama ini menjadi jalur penting bagi kendaraan angkutan barang.

Kondisi penerangan yang memadai dinilai dapat mengurangi potensi kecelakaan dan meningkatkan keamanan pengguna jalan.

Forum koordinasi tersebut juga membahas gagasan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) BBM Kota Balikpapan sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam mengawasi distribusi dan pemanfaatan BBM, khususnya bagi sektor transportasi dan logistik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Muhammad Fadli Paturahman menegaskan, bahwa komunikasi yang terbuka antara pemerintah, badan usaha, dan pelaku transportasi menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lapangan. Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, pemerintah berharap solusi yang dirumuskan mampu mendukung kelancaran operasional angkutan barang, menjaga stabilitas distribusi logistik, serta memperkuat peran Balikpapan sebagai salah satu simpul transportasi dan perdagangan penting di Kalimantan Timur.

Dengan distribusi yang semakin lancar, manfaatnya tidak hanya dirasakan dunia usaha, tetapi juga masyarakat luas melalui terjaganya ketersediaan barang dan stabilitas harga kebutuhan pokok.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses