DKK Balikpapan Dorong Fasyankes Terus Berinovasi Usai Raih Nominasi BPJS

Kepala DKK Balikpapan Alwiati

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kota Balikpapan berhasil masuk nominasi penghargaan dari BPJS Kesehatan atas komitmen mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Penghargaan tersebut diberikan kepada fasilitas kesehatan yang mampu mempertahankan Kepatuhan Berobat Kontrol (KBK) sebesar 100 persen. Serta aktif menjalankan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Program Rujuk Balik (PRB) selama Semester I Tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Alwiati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh fasilitas kesehatan yang berhasil meraih nominasi tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, profesional, dan berkesinambungan.

“Atas nama Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, kami mengucapkan selamat kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan yang menerima nominasi penghargaan dari BPJS Kesehatan. Ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” kata Alwiati, Jumat (24/7/2026).

Ia menjelaskan, pencapaian Kepatuhan Berobat Kontrol (KBK) sebesar 100 persen menunjukkan keseriusan fasilitas kesehatan dalam memastikan pasien, khususnya penderita penyakit kronis. Tetap menjalani pemeriksaan dan pengobatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kontrol rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi pasien penyakit kronis. Ketika kepatuhan berobat dapat dipertahankan, maka kualitas hidup pasien juga akan semakin baik dan risiko komplikasi bisa ditekan,” ujarnya.

Selain itu, keberhasilan menjalankan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dan Program Rujuk Balik (PRB) juga dinilai menjadi indikator kuat bahwa koordinasi antara fasilitas kesehatan tingkat pertama, rumah sakit, dan BPJS Kesehatan berjalan dengan baik.

“Kolaborasi antarfasilitas kesehatan sangat penting agar pelayanan kepada peserta JKN berlangsung secara berkesinambungan. Pasien harus tetap mendapatkan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan medisnya,” jelas Alwiati.

Kerja Keras Tenaga Kesehatan

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“Penghargaan ini jangan dipandang sebagai akhir dari sebuah pencapaian, tetapi menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memperbaiki mutu pelayanan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien,” tegasnya.

Alwiati menambahkan, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan akan terus melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap seluruh fasilitas pelayanan kesehatan agar standar pelayanan dapat terus meningkat. Penguatan koordinasi dengan BPJS Kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan juga akan terus dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang optimal.

“Kami berkomitmen terus mendampingi fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Tujuan akhirnya adalah masyarakat Balikpapan mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses, merata, dan berkualitas,” tuturnya.

Ia berharap keberhasilan sejumlah fasilitas kesehatan meraih nominasi penghargaan BPJS Kesehatan dapat menjadi inspirasi bagi fasyankes lainnya. Untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.

Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi seluruh tenaga kesehatan, pelayanan kesehatan di Balikpapan diharapkan semakin berkualitas. Serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Penulis : Dani/Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses