Dubes Australia Puji Inklusivitas di Balikpapan, Kisah Mentari Jadi Bukti Difabel Kini Berdaya dan Percaya Diri
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Kota Balikpapan semakin mengukuhkan diri sebagai kota yang ramah terhadap semua kalangan. Hal ini terlihat dalam dialog hangat antara komunitas difabel, pemerintah kota, dan Pemerintah Australia yang menyoroti keberhasilan program pemberdayaan inklusif di Balikpapan, Sabtu (25/4/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rob Sari, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi lintas sektor di Balikpapan dalam memenuhi hak-hak penyandang disabilitas.
Kesempatan Setara untuk Semua
Rob Sari menegaskan bahwa menciptakan masyarakat inklusif adalah tanggung jawab bersama yang akan membawa manfaat bagi kemajuan sebuah daerah.
“Semua pihak mendapatkan manfaat dari terciptanya masyarakat yang inklusif, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” ujar Rob Sari dalam sambutannya.
Testimoni Mentari: Dari Malu Menjadi Percaya Diri
Momen emosional terjadi saat Mentari, perwakilan Kelompok Difabel Kelurahan (KDK) Manggar Baru, berbagi kisah transformasinya setelah empat tahun bergabung dalam program SIGAP yang didampingi oleh Pantau Solidaritas.
Dulu merasa terisolasi, kini Mentari dan kawan-kawan difabel lainnya telah menguasai berbagai keterampilan produktif, mulai dari pembuatan ikan sarden, kerupuk sayuran, hingga kerajinan tangan makrame dan manik-manik. Namun bagi Mentari, perubahan yang paling berharga adalah kemampuan berkomunikasi.
“Selain keterampilan, kami juga dilatih public speaking. Dulu kami sering merasa malu dan takut berbicara, tetapi sekarang kami lebih percaya diri untuk bertemu dan berinteraksi dengan orang lain,” ungkap Mentari dengan penuh percaya diri.
Ia pun mengirimkan pesan kuat bagi seluruh penyandang disabilitas di Balikpapan. “Kenapa harus malu? Kami juga punya hak yang sama,” tegasnya.
Keberhasilan Program SIGAP
Program SIGAP dinilai sukses tidak hanya secara ekonomi melalui pemberdayaan UMKM difabel, tetapi juga secara psikologis dan sosial. Pendekatan berbasis komunitas yang diterapkan di Kelurahan Manggar Baru menjadi contoh nyata bagaimana pendampingan berkelanjutan dapat meruntuhkan stigma negatif terhadap kaum difabel.
Kisah Mentari adalah potret kecil dari keberhasilan Balikpapan dalam mewujudkan langkah nyata inklusivitas. Di tengah pesatnya pembangunan kota, inisiatif ini membuktikan bahwa kemajuan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap keadilan sosial bagi seluruh warga.
BACA JUGA
