Jerman Tak Mau Remehkan Curacao di Piala Dunia 2026: Mereka Tetap Bisa Berbahaya
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Laga Jerman melawan Curacao pada Grup E Piala Dunia 2026 bukan sekadar mempertemukan raksasa sepak bola dunia dengan tim debutan. Di balik status unggulan yang melekat pada Jerman, Curacao datang dengan kepercayaan diri tinggi dan tekad untuk menciptakan kejutan di Houston Stadium, Minggu (14/6/2026).
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menegaskan timnya tidak akan meremehkan Curacao meski lawan mereka baru pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia.
Menurut Nagelsmann, status nonunggulan justru bisa membuat Curacao menjadi lawan yang berbahaya.
“Curacao bukan favorit di grup maupun di turnamen ini. Situasi seperti itu membuat mereka berbahaya. Ini seperti kisah David melawan Goliath yang sering terjadi dalam sepak bola,” kata Nagelsmann.
Ia menilai Curacao memiliki kekuatan fisik yang baik dan keuntungan karena sebagian besar pemainnya sudah lama bermain bersama.
“Tim yang tampil pertama kali di Piala Dunia tetap bisa berbahaya. Mereka punya fisik yang kuat dan skuad yang sudah sering bermain bersama,” ujarnya.
Curacao Siap Menyulitkan Jerman
Di kubu Curacao, pelatih Dick Advocaat mengakui Jerman merupakan salah satu kandidat kuat juara dunia. Namun pelatih veteran asal Belanda itu menegaskan timnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
“Pelatih selalu mencoba membuat lawan kesulitan. Jerman jelas favorit besar dalam pertandingan ini dan juga salah satu kandidat juara dunia,” kata Advocaat.
Meski menyadari perbedaan kualitas dan pengalaman, ia yakin Curacao mampu memberikan perlawanan sengit.
“Terkadang tim kecil bisa mengalahkan tim besar. Kami memang tim yang sangat kecil dibanding Jerman, tetapi kami akan menjadi lawan yang sulit untuk mereka hadapi,” ujarnya.
Bacuna: Kami Bisa Menyakiti Jerman
Gelandang Curacao Leandro Bacuna juga menunjukkan optimisme jelang laga bersejarah pertama negaranya di Piala Dunia.
Menurutnya, keberhasilan Curacao lolos tanpa terkalahkan di babak kualifikasi menjadi alasan kuat untuk percaya diri menghadapi Jerman.
“Kami tim yang penuh rasa percaya diri. Kami lolos tanpa terkalahkan karena suatu alasan,” kata Bacuna.
Ia menyebut Curacao memang datang sebagai underdog, namun peluang untuk membuat kejutan selalu ada dalam sepak bola.
“Kami bisa menyakiti mereka. Pertandingan seperti ini sering ditentukan oleh momen-momen kecil dan kami harus memanfaatkannya,” ujarnya.
Bacuna juga menepis anggapan bahwa Curacao hanya dikenal sebagai tim yang gemar menari dan bersenang-senang di luar lapangan.
“Orang-orang melihat video kami selalu bersenang-senang dan menari bersama. Tapi begitu wasit meniup peluit, kami punya satu tujuan yang sama. Bola itu bulat dan apa pun bisa terjadi,” tegasnya.
Pertandingan ini akan menjadi sejarah bagi Curacao yang menjalani debut di Piala Dunia, sementara Jerman mengincar start sempurna untuk membuka jalan menuju fase gugur.***
Penulis: Donny Muslim/FIFA Website
Editor: Donny
BACA JUGA
