Efisiensi Anggaran, Pembangunan Sekolah Terpadu Islamic Center Balikpapan Ditunda

Ketua Koni Balikpapan Gasali

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Rencana pembangunan sekolah terpadu di kawasan Islamic Center Balikpapan dipastikan mengalami penundaan pada tahun 2026. Kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah menjadi penyebab utama proyek tersebut belum dapat direalisasikan tahun ini.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali mengatakan, pelaksanaan pembangunan sektor pendidikan pada 2026 diprioritaskan di wilayah Balikpapan Utara. Sementara proyek sekolah terpadu di kawasan Islamic Center untuk sementara harus ditunda.

“Untuk tahun 2026 ini, yang dilaksanakan berada di Balikpapan Utara. Sedangkan yang ditunda adalah pembangunan sekolah terpadu di Islamic Center,” ujarnya belum lama ini.

Menurut Gasali, proyek sekolah terpadu tersebut sebelumnya dirancang menjadi kawasan pendidikan lengkap yang mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Bahkan, pemerintah juga merencanakan pengembangan hingga jenjang sekolah menengah atas (SMA) melalui dukungan bantuan keuangan atau Bankeu dari pemerintah provinsi.

“Untuk SMA kemungkinan ada masuk tahun ini, berdasarkan informasi yang kami terima. Namun, untuk yang lainnya masih tertunda,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski sebagian besar proyek belum dapat berjalan tahun ini, pemerintah daerah tetap berharap pembangunan sekolah terpadu tersebut bisa kembali masuk dalam perencanaan pada 2027 mendatang.

“Kami berharap pada 2027 proyek ini bisa kembali masuk dalam perencanaan. Tentu saja, itu tergantung pada perbaikan kondisi keuangan daerah,” tambahnya.

Sebelumnya, kawasan Islamic Center dirancang menjadi pusat pendidikan terpadu di Kota Balikpapan. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan akses pendidikan berkelanjutan dalam satu kawasan, mulai jenjang dasar hingga menengah atas.

Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat realisasi proyek harus ditunda sementara sambil menunggu kondisi fiskal yang lebih stabil. Pemerintah pun diharapkan tetap menjaga komitmen terhadap pembangunan sektor pendidikan di tengah tantangan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses