Film ‘Nobody Loves Kay’ Tayang di Bioskop, Angkat Perjuangan Gen Z Kejar Mimpi di Tengah Keraguan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Film drama remaja Nobody Loves Kay resmi tayang serentak di bioskop Indonesia mulai Kamis (4/6/2026). Terinspirasi dari perjalanan atlet esports ONIC Kairi, film ini mengangkat kisah anak muda yang berjuang mengejar mimpi di tengah keraguan dan penolakan dari lingkungan terdekatnya.
Film tersebut di bawah produksi ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, Quin Films, serta bekerja sama dengan Visinema Pictures. Di bawah pengarahan sutradara Bernardus Raka, Nobody Loves Kay menghadirkan cerita tentang ambisi, pengorbanan, persahabatan, dan hubungan keluarga yang kerap menjadi tantangan dalam perjalanan meraih cita-cita.
Tokoh utama adalah Kay (Bima Azriel). Karakter ini tergambar sebagai remaja yang memilih jalur berbeda untuk meraih masa depan dengan menekuni dunia esports profesional. Namun pilihannya tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari orang-orang di sekitarnya, termasuk keluarga.
Melalui perjalanan Kay, film ini mencoba menunjukkan bahwa mimpi yang orang anggap tidak lazim tetap bisa terwujud selama dibarengi kerja keras, konsistensi, dan keberanian menghadapi berbagai tantangan.
Sutradara Bernardus Raka mengatakan film tersebut ia dedikasikan bagi anak-anak muda yang sedang berjuang mewujudkan impian mereka meski kerap dipandang sebelah mata.
“Kay adalah representasi dari generasi hari ini yang sering kali harus berjalan di kegelapan sendirian karena mimpinya dianggap aneh atau tidak realistis oleh lingkungan, bahkan oleh orang tua mereka sendiri. Lewat film ini, kami ingin bilang kalau mimpi kalian itu valid. Tapi ingat, untuk membungkam keraguan (prove them wrong), kalian harus membayarnya dengan kerja keras yang luar biasa,” ujar Bernardus Raka, melansir dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.
Dibumbui Kisah Persahabatan
Selain Bima Azriel, film ini juga menghadirkan Rey Bong dan Joshia Frederico. Ketiganya membangun dinamika persahabatan yang menjadi salah satu elemen penting dalam cerita.
Bima Azriel mengaku banyak pelajaran yang ia dapat saat memerankan karakter Kay. Menurutnya, konflik terbesar yang tokoh tersebut alami adalah ketika ia harus tetap bertahan mengejar cita-cita meski tidak memperoleh dukungan dari orang-orang terdekat.
“Konflik paling berat bagi Kay adalah ketika dia tahu orang-orang terdekatnya, terutama orang tuanya, nggak mendukung apa yang dia kejar. Aku rasa banyak banget anak muda di luar sana yang relate dengan posisi Kay. Karakter ini mengajarkan aku, dan semoga juga para penonton, bahwa rasa sakit saat diremehkan itu bisa dijadikan bahan bakar untuk membuktikan kalau kita bisa sukses dengan jalur kita sendiri,” kata Bima.
Sementara itu, Rey Bong yang memerankan karakter Ido menilai kekuatan cerita Nobody Loves Kay terletak pada hubungan antarkarakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Di film ini, penonton bakal lihat kalau perjuangan ngejar mimpi itu nggak pernah sendirian, ada sahabat yang ikut bertaruh di sana. Tapi, ego dan ambisi kadang bisa merusak semuanya. Menonton film ini bakal bikin kita berkaca lagi tentang arti ketulusan, persahabatan, dan sedalam apa kita mengenal diri kita sendiri,” ujarnya.
Hal serupa Joshia Frederico sampaikan yang memerankan Aurelio. Menurutnya, film ini menunjukkan bahwa dukungan dari orang-orang terdekat menjadi faktor penting dalam perjalanan seseorang meraih impian.
“Sebesar apapun tantangan saat mengejar mimpi, dengan adanya dukungan, pasti akan terasa lebih mudah, kan? Nah di film ini, sayangnya nggak semua bisa dapat dukungan itu. Bahkan teman yang tadinya jalan beriringan, bisa jadi nggak lagi saling dukung. Di situlah ujian yang sesungguhnya. Banyak banget pembelajaran tentang hidup yang bisa kita ambil dari film ini,” ungkap Joshia.
Pencarian Jati Diri
Selain menyoroti perjuangan meraih mimpi. Film ini juga mengangkat persoalan pencarian jati diri, hubungan keluarga, serta dinamika persahabatan yang berubah akibat perbedaan tujuan hidup.
Dengan latar dunia esports yang sedang berkembang pesat di Indonesia, Nobody Loves Kay berupaya menghadirkan cerita. Cerita yang dekat dengan pengalaman generasi muda saat ini.
Film Nobody Loves Kay mulai tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 4 Juni 2026. Tiket dapat diperoleh melalui kanal penjualan resmi masing-masing bioskop.***
BACA JUGA
