Greenhouse Balikpapan Selatan, Model Ketahanan Pangan di Setiap Kecamatan

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud memanen lombok yang dikembangkan di greenhouse Balikpapan Selatan.(Foto:Samsul/Inibalikpapan.com).

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan mendorong pengembangan greenhouse atau rumah tanam tidak berhenti di Kecamatan Balikpapan Selatan.

Inovasi tersebut diharapkan dapat direplikasi di seluruh kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, keberadaan greenhouse memberikan manfaat lebih luas daripada sekadar menghasilkan tanaman pangan. Menurut dia, kegiatan bercocok tanam juga penting untuk membangun kebiasaan masyarakat agar semakin dekat dengan sektor pertanian, meski berada di wilayah perkotaan.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan di setiap kecamatan itu bisa dilakukan greenhouse. Ini baik juga untuk menjaga ketahanan pangan dan membudayakan kebiasaan warga untuk bercocok tanam demi kepentingan kita semua,” kata Rahmad, Minggu (23/8/2026).

Ia menilai, gerakan menanam di lingkungan masyarakat dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu menjaga ketersediaan bahan pangan. Jika dilakukan secara berkelanjutan, produksi pangan dari lingkungan warga diharapkan ikut membantu mengurangi tekanan harga komoditas tertentu.

“Dan salah satunya juga menekan inflasi. Mudah-mudahan ini bisa dibudidayakan dan menjadi budaya bagi warga kota,” ujarnya.

Saat ini, greenhouse tersebut baru dikembangkan di Kecamatan Balikpapan Selatan. Program itu menjadi bagian dari inovasi Balsel Asri, yang turut mengantarkan kecamatan tersebut meraih prestasi dalam lomba inovasi.

Berharap Jadi Inovasi

Rahmad mengapresiasi langkah yang dilakukan Camat Balikpapan Selatan beserta jajaran. Ia berharap inovasi tersebut tidak berhenti sebagai program percontohan, tetapi dapat ditularkan ke wilayah lain di Kota Balikpapan.

“Ini baru Balikpapan Selatan. Pemenang lomba juga dengan inovasi yang dilakukan oleh Camat Selatan, Balsel Asri,” kata Rahmad.

Menurut dia, keberhasilan sebuah inovasi pemerintahan bukan semata-mata diukur dari penghargaan yang diperoleh. Hal yang lebih penting adalah kemampuan inovasi tersebut memberi manfaat nyata dan dapat diterapkan di tempat lain.

Karena itu, Rahmad berharap setiap kecamatan dapat mengambil inspirasi dari Balsel Asri dan menyesuaikannya dengan potensi lingkungan masing-masing.

“Mudah-mudahan sekali lagi, sekecamatan Balikpapan bisa menjadi contoh apa yang dilakukan oleh Camat Balikpapan Selatan,” tuturnya.

Pengembangan greenhouse juga menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan terdekat. Di tengah karakter Balikpapan sebagai kota perkotaan, masyarakat tetap memiliki ruang untuk menanam dan menghasilkan pangan secara mandiri.

Pada akhirnya, gerakan tersebut bukan hanya tentang tanaman yang tumbuh, tetapi juga tentang kebiasaan baik yang ditanam bersama. Sebab, ketika warga mulai mencintai lingkungan dan membudayakan bercocok tanam, ketahanan pangan tidak lagi sekadar menjadi program pemerintah, melainkan menjadi gerakan bersama dari rumah dan lingkungan masing-masing.***

Penulis : Samsul

Editor : Dani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses