Proyek IKN Terus Dikebut, Pemerintah Targetkan Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pembangunan Nusantara tetap berjalan sesuai rencana pemerintah dan kini memasuki tahap kedua yang menjadi kunci menuju target sebagai ibu kota politik Indonesia pada 2028.
Penegasan itu disampaikan dalam ajang Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di Balikpapan, sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang menyebut pembangunan IKN terhenti.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, mengatakan pembangunan Nusantara saat ini terus berlanjut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Pembangunan IKN terus berjalan. Kami ingin menyampaikan kepada publik bahwa berbagai isu yang menyebut pembangunan berhenti tidak benar. Saat ini kami fokus menjalankan amanat Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan pembangunan tahap kedua,” ujar Troy.
Tahap Kedua Fokus Bangun Kawasan Legislatif dan Yudikatif
Menurut Troy, pembangunan tahap kedua difokuskan untuk menyiapkan kawasan pemerintahan yang akan menjadi pusat aktivitas lembaga legislatif dan yudikatif.
Proyek yang tengah dipersiapkan meliputi pembangunan gedung parlemen, kawasan perkantoran, hunian pendukung, hingga berbagai fasilitas penunjang ekosistem pemerintahan nasional.
Langkah tersebut menjadi bagian dari target besar pemerintah menjadikan Nusantara sebagai ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028.
“Berbagai proyek strategis saat ini terus dipercepat agar target tersebut dapat tercapai sesuai jadwal,” katanya.
Bukan Sekadar Bangun Gedung
Selain pembangunan fisik, Otorita IKN menegaskan konsep Nusantara tetap mengedepankan pembangunan berkelanjutan.
IKN dirancang dengan tiga konsep utama, yakni Smart City, Forest City, dan Sponge City.
Dalam konsep Forest City, pembangunan fisik hanya menempati sekitar 20 persen kawasan. Sementara sebagian besar wilayah diarahkan untuk pelestarian lingkungan, rehabilitasi ekosistem, dan penghijauan kembali.
“Kami tidak hanya membangun gedung. Sebagian besar pembangunan diarahkan pada upaya menghutankan kembali kawasan melalui program rewilding sehingga fungsi ekologis tetap terjaga,” jelas Troy.
Teknologi Jadi Tulang Punggung Kota Masa Depan
Konsep Smart City diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai layanan publik dan sistem perkotaan.
Penerapan teknologi tersebut diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, modern, dan ramah lingkungan.
Pemerintah juga menargetkan IKN menjadi model kota masa depan yang mampu mengintegrasikan pembangunan ekonomi, teknologi, dan pelestarian lingkungan dalam satu kawasan.
Keikutsertaan Otorita IKN dalam IEE Series 2026 juga menjadi bagian dari upaya menarik minat investor dan pelaku usaha, khususnya di sektor konstruksi, energi, dan rekayasa teknik.
Pemerintah berharap kolaborasi dengan dunia usaha dapat mempercepat pembangunan Nusantara sekaligus memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.***
BACA JUGA
