Home / iniFLASH / Ini Kesepakatan Bersama Pemkot Balikpapan dan Manajemen Proyek RDMP
Kilang Minyak Balikpapan (kppip.go.id)

Ini Kesepakatan Bersama Pemkot Balikpapan dan Manajemen Proyek RDMP

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan bersama Manajemenm Proyek RDMP Refinery Development Master Plan (RDMP) PT Kilang Pertamina Balikpapan membuat sejumlah kesepakatan bersama.

Kesepakatan bersama itu, untuk mengantisipasi penularan covid-19 semakin meluas pada proyek strategis nasional itu. Pasca, sejumlah karyawan positif covid-19 dan membentuk klaster baru, hasil tracing kontak yang dilakukan.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, dalam pertemuan yang dilakukan pada Minggu (05/06), ada 4 kesepakatan yang disepakati bersama-sama diantaranya membentuk tim satgas untuk bersama mengawasi.

“Kita sama-sama bentuk tim, timnya Satgas kita akan aktif disana bersama dengan tim satgas dari PT Kilang pertamina Balikpapan,” katanya (6/7/2020).

Kemudian  karyawan yang menjalani uji swab tidak diperkenankan beraktivitas dan melakukan isolasi. “Kedua semua yang dilakukan swab harus dirumahkan semua, jangan ada di kantor sambil menunggu hasil,” tandasnya.

Lalu karyawan yang tidak tinggal di mess agar datanya diserahkan ke Pemerintah Kota Balikpapan sehingga bisa dilakukan pengawasan. “Karena dia tinggal di keluarga mungkin ini harus kita ingatkan dulu,” ujarnya.

“Dia harus melakukan isolasi mandiri dulu agar jangan sampai keluarganya tertular. Jadi tidak bekerja dulu sampai ada hasil,”sambungnya.

Dalam kesepatakan itu, Rizal juga meminta tim satgas yang dibentuk Manajemen Proyek RDMP agar ikut juga mengawasi karyawan yang diluar, tidak hanya mengawasi yang berada dalam lokasi kilang. Termasuk uji swab PCR.

“Uji swab PCR nya harus bersamaan kalau di rumah sakit Pertamina tidak cukup, kan di rumah sakit tentara juga akan ada PCR, di rumah sakit Kanudjoso juga ada. Mereka akan membuat laporan,” imbuhnya.

Rizal menambahkan, sejauh ini yang membentuk klaster baru covid-19 pada Proyek RDMP merupakan karyawan yang berada di kantor dan bukan yang berada di kilang.

“Jadi terbanyak yang terkena  covid-19 di kilang itu adalah yang di kantor, makanya yang di kantor yang kita awasi ketat ini,”tukasnya.

Comments

comments

About abraham johan

Check Also

Pemprov Kaltim Segera Teken MoU dengan Polisi dan TNI Terkait Penanganan Covid-19

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kaltim akan akan membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kodam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.