Kaltim Siapkan 12 Paket Investasi, 150 Investor Dibidik Lewat Mahakam Investment Forum

Wakil Gubernur Kaltim Aji Seno (foto : Samsul/Pemprov)
Wakil Gubernur Kaltim Aji Seno (foto : Samsul/Pemprov)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Kalimantan Timur (Kaltim) terus memburu investasi baru di tengah persaingan antarprovinsi. Sebanyak 12 paket investasi kini disiapkan untuk ditawarkan kepada investor, dengan sektor industri dan hilirisasi menjadi sektor yang dominan.

Langkah tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kaltim setelah realisasi investasi daerah masih menempatkan Kaltim dalam jajaran 10 besar nasional.

Pada 2025, jumlah investor yang masuk ke Kaltim mencapai 3.957 investor, terdiri dari 3.514 investor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 443 investor Penanaman Modal Asing (PMA).

Jumlah tersebut meningkat 1.603 investor dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 2.354 investor. Pada 2024, terdapat 1.985 investor PMDN dan 389 investor PMA.

Dari sisi nilai investasi, Kaltim mencatat tren positif dalam lima tahun terakhir.

Pada 2022, Kaltim berada di peringkat sembilan nasional dengan realisasi investasi Rp57,766 triliun atau 106,96 persen dari target.

Peringkat Kaltim kemudian naik ke posisi delapan pada 2023 dengan investasi Rp71,896 triliun atau 111,46 persen. Pada 2024, Kaltim menempati peringkat ketujuh dengan realisasi Rp76,335 triliun atau 100,41 persen.

Sementara pada 2025, Kaltim berada di peringkat kedelapan nasional dengan realisasi investasi mencapai Rp79,86 triliun atau 109,94 persen.

Namun hingga semester I 2026, realisasi investasi Kaltim tercatat Rp34,141 triliun dan berada di peringkat kesembilan nasional, dengan realisasi 37,86 persen.

Seno Aji: Jangan Berhenti di Minat Investor

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji meminta pemerintah dan seluruh pihak terkait tidak sekadar mengejar ketertarikan investor.

Menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan minat tersebut benar-benar berubah menjadi investasi yang terealisasi.

“Penting kita menindaklanjuti minat investor, sehingga minat tersebut menjadi realisasi investasi,” kata Seno Aji, dikutip dari laman Pemprov.

Seno menegaskan investasi memiliki peran strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi Kaltim sekaligus memperluas sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Karena itu, Regional Investor Relations Unit (RIRU) diminta memperkuat koordinasi dalam menyiapkan proyek investasi, memperluas jejaring investor, hingga mengawal proses investasi sampai tahap realisasi.

“RIRU sebagai ujung tombak masuknya investasi di Kaltim. Kita perlu mengimplementasikan Roadmap RIRU Kaltim 2026–2028 secara konsisten, baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota maupun mitra investasi seperti Kadin,” ujarnya.

12 Paket Investasi Siap Ditawarkan

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, yang juga Ketua RIRU Kaltim, mengatakan Roadmap RIRU Kaltim menjadi rujukan roadmap RIRU di Indonesia.

Ia menyebut saat ini terdapat 12 paket investasi yang siap ditawarkan kepada calon investor. Paket tersebut didominasi sektor industri dan hilirisasi yang masuk dalam daftar Investment Project Ready to Offer (IPRO) Kaltim.

“Informasi dari Bank Indonesia bahwa salah satu gelaran investasi yang menjadi rujukan nasional adalah RIRU Kaltim,” kata Sri.

Peluang tersebut akan kembali ditawarkan melalui Mahakam Investment Forum (MIF) yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026.

Menurut Sri, sedikitnya 150 investor diproyeksikan mengikuti kegiatan tersebut untuk melihat 12 proyek investasi yang ditawarkan Kaltim.

“Kita berterima kasih atas dukungan penuh Bank Indonesia yang turut mendorong investasi daerah. Event MIF (Mahakam Investment Forum) pada Oktober nanti sedikitnya akan diikuti 150 investor sesuai dengan 12 IPRO Kaltim yang ditawarkan,” ungkapnya.

Sri juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota agar tidak berjalan sendiri-sendiri dalam mempromosikan potensi investasi daerah.

Sinergi antarpemerintah daerah dinilai penting untuk mengatasi berbagai hambatan atau bottleneck yang masih menghambat masuknya investasi.

“Melalui RIRU ini kita bangun dan perkuat sinergi untuk meningkatkan investasi daerah, sekaligus menyelesaikan berbagai bottleneck investasi,” tegasnya.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses