Kartu Merah Yuran Fernandes Buyarkan Skenario Juku Eja, PSM Makassar Fokus Pulihkan Skuad demi Amankan Posisi

Yuran Fernades (foto : ileague)
Yuran Fernades (foto : ileague)

GIANYAR, Inibalikpapan.com — Langkah PSM Makassar untuk menjauh dari kejaran zona degradasi harus terhambat. Bertandang ke markas Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (29/4/2026), tim kebanggaan warga Sulawesi Selatan ini harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2.

Kekalahan ini membuat posisi Juku Eja tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 31 poin.

Petaka Kartu Merah di Menit Awal

Caretaker pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengakui bahwa rencana besar yang telah disusun tim pelatih hancur seketika saat palang pintu utama, Yuran Fernandes, diganjar kartu merah oleh wasit di awal babak pertama.

Kehilangan sosok pemimpin di lini pertahanan tersebut memaksa PSM mengubah total gaya bermain yang semula ofensif menjadi lebih bertahan.

“Selamat kepada Bali United atas kemenangannya. Kartu merah memang mengubah rencana kami,” ujar Amiruddin dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. “Awalnya kami optimistis bisa meraih poin, tapi kartu merah yang terlalu cepat membuat plan yang kami rencanakan tidak berjalan sebagaimana mestinya.”

Harapan pada Pemain yang Cedera

Dengan kompetisi yang menyisakan empat pertandingan krusial, Amiruddin kini fokus pada pemulihan kebugaran skuadnya. Ia berharap sejumlah pemain pilar yang saat ini masih dalam proses pemulihan cedera bisa segera bergabung kembali untuk menambah kekuatan tim.

Mengingat jarak poin yang cukup dekat dengan zona merah, kehadiran skuad yang lengkap menjadi syarat mutlak bagi PSM untuk menyapu bersih poin di sisa laga musim ini.

“Saya hanya berharap ke depan para pemain PSM yang masih dalam proses pemulihan bisa segera kembali untuk pertandingan berikutnya. Kami masih ada empat pertandingan penting,” ungkapnya.

Misi Bangkit di Laga Sisa

Kekalahan ke-24 musim ini menjadi rapor merah yang harus segera dievaluasi. Fokus manajemen dan tim pelatih kini adalah menjaga mental bertanding para pemain agar tetap stabil demi memastikan PSM Makassar tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Sisa laga musim ini dipastikan akan menjadi ujian berat bagi loyalitas dan daya juang pasukan Juku Eja di tengah persaingan papan bawah yang semakin memanas. / ieague

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses