Keberagaman Budaya Jadi Modal Balikpapan Menuju Kota Global

Pagelaran Budaya Paguyuban Menak Sopal Balikpapan 2026 yang digelar di Taman Bekapai, Minggu (5/7/2026).
Pagelaran Budaya Paguyuban Menak Sopal Balikpapan 2026 yang digelar di Taman Bekapai, Minggu (5/7/2026). (foto : Inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Keberagaman budaya menjadi salah satu kekuatan utama yang menjaga harmoni masyarakat sekaligus menjadi modal penting dalam pembangunan Kota Balikpapan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, saat menghadiri Pagelaran Budaya Paguyuban Menak Sopal Balikpapan 2026 di Taman Bekapai, Minggu (5/7/2026).

Wakil Kota Balikpapan, Bagus mengapresiasi Paguyuban Menak Sopal yang terus berkomitmen melestarikan budaya Nusantara melalui kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat.

Menurutnya, Balikpapan sebagai kota yang dihuni berbagai suku, agama, adat, dan budaya memiliki kekayaan sosial yang harus dijaga bersama.

“Keberagaman merupakan modal sosial yang sangat berharga. Selain memperkuat semangat kebangsaan, kekayaan budaya juga memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Budaya Harus Tetap Hidup di Tengah Modernisasi

Bagus menilai berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan dalam pagelaran tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, penghormatan kepada leluhur, keberanian, serta semangat menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengingatkan bahwa derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi tidak boleh membuat masyarakat kehilangan jati diri bangsa.

Menurutnya, kemajuan pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga, merawat, dan mewariskan budaya lokal kepada generasi muda.

Dorong Digitalisasi Layanan Publik

Selain menekankan pentingnya pelestarian budaya, Bagus juga mengajak masyarakat mendukung transformasi digital yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan.

Salah satunya melalui aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang diharapkan memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan secara lebih cepat, aman, dan efisien.

Pemerintah juga mendorong masyarakat rutin memperbarui data kependudukan agar penyaluran bantuan sosial semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Warga Diimbau Waspadai Dampak El Niño

Dalam kesempatan tersebut, Bagus turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi musim kemarau panjang akibat fenomena El Niño.

Ia mengimbau warga menggunakan air secara bijaksana, tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari pembakaran sampah, serta memastikan instalasi listrik dan penggunaan kompor dalam kondisi aman untuk mencegah kebakaran.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar Balikpapan terus berkembang sebagai kota global yang nyaman dihuni tanpa meninggalkan identitas budaya, semangat persatuan, dan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan bangsa.

Penulis : Samsul

Editor : Abraham johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses