KKK Balikpapan Pererat Persaudaraan Lewat Pickleball dan Domino
BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Lapangan olahraga menjadi ruang bertemunya warga dari beragam latar belakang. Bukan sekadar soal menang dan kalah, aktivitas olahraga dapat menjadi cara sederhana untuk mempererat komunikasi, membangun kebersamaan, sekaligus merawat persaudaraan di tengah keberagaman Kota Balikpapan.
Semangat itu terlihat dalam pertandingan pickleball dan domino yang digelar Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kota Balikpapan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Palm Court Sport Club Batakan, Balikpapan, Sabtu (29/8/2026). Pembukaan dihadiri pengurus KKK Kota Balikpapan, tokoh masyarakat dan sesepuh Kawanua, panitia, peserta pertandingan, serta Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan Ratih Kusuma.
Ratih mengatakan, kegiatan olahraga yang melibatkan komunitas masyarakat memiliki nilai lebih dari sekadar aktivitas fisik. Menurut dia, olahraga dapat menjadi sarana mempertemukan masyarakat sekaligus membangun hubungan sosial yang lebih erat.
“Olahraga bukan hanya tentang pertandingan dan prestasi. Ada nilai kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi yang juga penting untuk kita tumbuhkan,” kata Ratih.
Dia menilai kegiatan komunitas seperti yang digelar KKK menjadi bagian positif dalam menghidupkan aktivitas olahraga masyarakat di Balikpapan. Apalagi, olahraga dapat menjangkau berbagai kelompok dan menjadi ruang interaksi yang terbuka.
Ratih berharap semangat tersebut terus dikembangkan sehingga olahraga tidak hanya hadir dalam kompetisi formal, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Yang paling penting adalah bagaimana kegiatan ini bisa menjadi ruang berkumpul, saling mengenal, dan mempererat persaudaraan. Menang atau kalah itu bagian dari pertandingan,” ujarnya.
Menurut Ratih, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan karakter Balikpapan sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang.
Karena itu, kegiatan olahraga berbasis komunitas dinilai memiliki peran dalam menjaga suasana kota tetap kondusif. Interaksi yang terbangun melalui kegiatan positif dapat memperkuat rasa saling menghargai di tengah perbedaan.
Pertandingan pickleball dan domino juga menjadi bagian dari cara keluarga besar KKK Balikpapan memaknai peringatan kemerdekaan. Perayaan tidak hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi diwujudkan dalam aktivitas yang mempertemukan masyarakat.
Di lapangan, semangat kompetisi berjalan berdampingan dengan keakraban. Peserta saling berhadapan sebagai lawan dalam pertandingan, tetapi tetap bertemu sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tujuan yang sama: menjaga persaudaraan.
Momentum itu sekaligus menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bahasa yang sederhana untuk menyatukan masyarakat. Tidak diperlukan kesamaan latar belakang untuk duduk bersama, bermain, berkomunikasi, dan saling menghormati.
Bagi Ratih, nilai seperti itulah yang perlu terus dijaga dalam setiap kegiatan olahraga di Balikpapan.
“Harapannya, semangat olahraga ini terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat. Bukan hanya tubuh yang sehat, tetapi hubungan antarmasyarakat juga semakin kuat,” katanya.
Pertandingan pickleball dan domino kemudian resmi dibuka. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut diharapkan meninggalkan pesan bahwa kemerdekaan juga dapat dirayakan melalui kebersamaan.
Sebab, mencintai kota bukan hanya dengan menjaga lingkungan dan membangun prestasi. Cinta juga tumbuh ketika masyarakat mau saling menghargai, membuka ruang perjumpaan, dan menjaga persaudaraan di tengah perbedaan.
Penulis : Samsul/Disporapar Balikpapan
Editor : Ramadani
BACA JUGA
