Kloter 01 Balikpapan Bertolak ke Madinah, Satu Jemaah Asal Samarinda Tertunda karena Hamil
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada Sabtu (26/4/2026) tengah malam.
Tepat pukul 23.55 WITA, pesawat Garuda Indonesia GA 4101 resmi lepas landas membawa rombongan pertama jemaah haji asal Kalimantan Timur menuju Madinah, Arab Saudi.
Keberangkatan Kloter 001 ini menandai dimulainya fase pemberangkatan musim haji 1447 H / 2026 M untuk wilayah Embarkasi Balikpapan.
Satu Jemaah Samarinda Tertunda karena Alasan Medis
Dari total kuota awal sebanyak 360 orang, tercatat 359 jemaah asal Kota Samarinda yang akhirnya diberangkatkan dalam manifes penerbangan perdana ini.
Satu calon jemaah terpaksa harus menunda niat sucinya tahun ini setelah hasil pemeriksaan kesehatan akhir menyatakan yang bersangkutan dalam kondisi hamil.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kaltim, Mohlis Hasan, menjelaskan bahwa penundaan ini murni demi alasan keselamatan nyawa ibu dan janin.
“Kondisi tersebut baru diketahui saat pemeriksaan akhir menjelang keberangkatan. Pada tahapan sebelumnya, kehamilan belum terdeteksi. Maka, demi keselamatan jemaah, penundaan dilakukan sesuai prosedur medis yang berlaku,” terang Mohlis.
Muara Penantian Panjang Bertahun-tahun
Di terminal keberangkatan, momen emosional tak terelakkan. Sejak sore hari, keluarga jemaah telah berkumpul untuk melepas orang-orang tercinta dengan pelukan erat dan iringan doa.
Keberangkatan malam itu adalah jawaban atas kesabaran jemaah menanti antrean haji yang memakan waktu belasan tahun. Mengenakan batik seragam nasional, para jemaah tampak penuh binar kebahagiaan meskipun rona lelah terpancar di wajah mereka.
Embarkasi Balikpapan Siap Berikan Pelayanan Optimal
Kementerian Agama memastikan seluruh aspek pelayanan di Embarkasi Balikpapan, mulai dari kesehatan, logistik koper, hingga pendampingan ibadah, telah disiapkan secara matang.
Pihak bandara dan otoritas terkait terus berkoordinasi agar proses perpindahan jemaah dari asrama menuju pesawat berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.
Keberangkatan Kloter 01 ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh kloter berikutnya yang akan menyusul melalui pintu gerbang Kalimantan Timur ini.
BACA JUGA
