Koperasi Merah Putih Balikpapan Kian Bergeliat, Perputaran Usaha Capai Rp1,6 Miliar

Kepala DKUMKMP Balikpapan Heruressandy Setia Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Program Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Balikpapan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Meski belum seluruh koperasi beroperasi secara penuh, lebih dari 60 persen dari 11 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah aktif kini sudah menjalankan usaha dan membukukan perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp1,6 miliar.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa program Koperasi Kelurahan Merah Putih mulai memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

“Operasionalisasi usaha Koperasi Kelurahan Merah Putih di Balikpapan memang belum seluruhnya berjalan. Namun saat ini lebih dari 60 persen koperasi sudah menjalankan usaha melalui kerja sama dengan BUMN, terutama Bulog, ID FOOD, serta Perumda untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat di masing-masing kelurahan,” ujar Heruressandy, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, pola kerja sama tersebut menjadi langkah awal membangun ekosistem usaha koperasi yang sehat sekaligus memperkuat distribusi kebutuhan pokok di tingkat kelurahan.

“Tujuan kami bukan sekadar membuka usaha koperasi, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan pokok dengan harga yang terjangkau. Kemitraan dengan BUMN dan BUMD menjadi fondasi agar koperasi bisa tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Berdasarkan evaluasi sementara terhadap aktivitas usaha selama Januari hingga April 2026, koperasi yang telah aktif berhasil mencatatkan omzet sekitar Rp1,6 miliar. Nilai tersebut dinilai cukup baik mengingat sebagian besar koperasi masih berada pada tahap awal pengembangan.

“Kalau melihat perkembangan yang ada, kami optimistis omzet ini akan terus meningkat. Seiring semakin banyak koperasi yang aktif, transaksi juga akan semakin besar,” jelasnya.

Heruressandy mengatakan pemerintah telah menyiapkan pengembangan tujuh unit usaha baru yang akan dijalankan secara bertahap sesuai kebijakan nasional mengenai Koperasi Merah Putih.

“Ke depan masih ada tujuh jenis usaha yang akan dikembangkan secara bertahap. Setelah gerai resmi diserahkan kepada pengurus koperasi di masing-masing kelurahan, kami akan membuka peluang kerja sama sesuai ketentuan yang telah diatur pemerintah melalui Instruksi Presiden tentang pengembangan Koperasi Merah Putih,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengembangan unit usaha tersebut akan memperluas peran koperasi, tidak hanya sebagai tempat penjualan kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

“Harapan kami, koperasi ini menjadi tempat masyarakat berusaha, memperoleh layanan, sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru di lingkungan kelurahan,” ujarnya.

Menurut Heruressandy, keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, hingga membuka lapangan kerja baru.

“Koperasi ini bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga, baik dari sisi kesejahteraan maupun kesempatan berusaha,” katanya.

Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat segera beroperasi secara optimal. Dukungan pemerintah, BUMN, BUMD, serta partisipasi aktif masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Kalau seluruh koperasi sudah berjalan, kami yakin Koperasi Kelurahan Merah Putih akan menjadi salah satu pilar ekonomi kerakyatan di Balikpapan. Bukan hanya meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal melalui semangat gotong royong dan usaha yang berkelanjutan,” tutup Heruressandy.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).

Penulis : Samsul/Dani

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses