Ketua KPUD Balikpapan Noor Thoha

Logistik Bekas Pemilu, Laku Rp47 Juta

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Bertempat di kantor KPUD Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, KPU Balikpapan berhasil menjual eks logistik pemilu dengan harga jual R47 juta. Lelang berkas kertas pemilu seberat 51,9 ribu kilogram yang tidak terpakai ini dimenangkan oleh Jafar Sodik warga Balikpapan.

Eks logistik KPU Balikpapan yang dilelang itu terdiri dari surat suara Pileg 2014, Pilgub 2014, Pilwakot 2006, Pilwakot 2011, Pilgub 2008 putaran kedua, Pilgub 2013 dan sebagian kecil terdiri dari bilik suara yang terbuat dari kardus.

Jafar Sodik mengatakan kertas bekas ini akan diangkut ke Surabaya, Jawa Timur langsung dilebur di pabrik kertas menjadi kertas kembali.
“Jadi saya jamin tidak ada ke mana-mana ini langsung ke pabrik di Surabaya untuk peleburan terakhir. Nantinya kami jadikan kertas lagi. Jadi warna dan lain-lain sudah tidak ada,”katanya usai kegiatan lelang di KPUD (23/12).

pada kesempatan sama Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengatakan proses lelang berjalan terbuka dan diikuti oleh delapan orang baik dari Balikpapan maupun dari luar kota.

“Kita buka lelang ini untuk umum, jadi siapa saja bisa ikut lelang selama memenuhi syarat. Peserta lelang yang mendaftar tidak hanya berasal dari Balikpapan tapi ada juga dari luar daerah Balikpapan. Nanti tidak boleh langsung didaur ulang, harus dilebur dulu,” terangnya.

Dia menjelaskan pada awal pembukaan lelang dibuka harga Rp45 juta. Dari situ harga hanya beranjak naik Rp2 juta. “Pemenang tadi ketemu dihargaRp 47 juta dari Rp 45 juta yang kami buka. Saya pikir ini sudah berjalan bagus dan pelaksanaannya tadi juga sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Sesuai dengan amanat PKU no 17/2016, bahwa eks logistik KPU yang sudah melampaui masa retensi harus dilebur atau dilelang. Jika ada nilai ekonomisnya, maka harus dilelang.

Baca juga ini :  Anggaran Pilgub Kaltim di Balikpapan Capai Rp 30 Miliar

“Kita sudah melalui proses panjang dan sudah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Balikpapan. Kita sama-sama saksikan sendiri bahwa lelang berjalan terbuka fair dan tidak ada permainan,” tukas Thoha.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.