Lulusan Informatika ITK Berburu Peluang di Job Fair Balikpapan

Para pencari kerja mulai mengadu nasib di Job Market Fair di BSCC Dome. (Foto:Samsul/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kota Balikpapan menjadi harapan baru bagi para pencari kerja, termasuk lulusan baru perguruan tinggi yang ingin memperoleh pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Di antara ribuan pencari kerja yang memadati lokasi kegiatan, dua lulusan Program Studi Informatika Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Nadira dan rekannya, tampak antusias mendatangi stan-stan perusahaan untuk mencari peluang karier.

Keduanya merupakan lulusan ITK angkatan 2025. Meski telah menyelesaikan pendidikan, hingga kini mereka masih menjalani pekerjaan sebagai freelancer sambil terus mencari kesempatan bekerja secara penuh di dunia profesional.

Salah seorang lulusan tersebut mengaku mengetahui informasi pelaksanaan Job Fair melalui media sosial. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melihat langsung berbagai lowongan yang ditawarkan perusahaan.

“Selama ini saya bekerja sebagai freelancer di bidang privat tutor. Tetapi saya ingin mencari pekerjaan yang lebih sesuai dan bisa menjadi langkah awal membangun karier profesional,” ujarnya.

Setelah meninjau sejumlah stan perusahaan, ia mengakui masih belum banyak posisi yang benar-benar sesuai dengan latar belakang pendidikan di bidang informatika. Sebagian besar lowongan yang ditemui lebih banyak menawarkan posisi administrasi.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Ia bersama Nadira tetap berkomitmen mencoba berbagai peluang yang tersedia sebagai pengalaman awal memasuki dunia kerja.

Hal senada disampaikan Nadira. Menurutnya, penyelenggaraan Job Fair merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha, terutama bagi lulusan baru yang sedang berusaha memperoleh pekerjaan tetap.

“Saya juga masih bekerja sebagai freelancer. Harapannya, melalui Job Fair ini ada peluang untuk bisa masuk ke dunia kerja profesional dan mengembangkan kemampuan yang sudah dipelajari selama kuliah,” katanya.

Fenomena yang dialami Nadira dan rekannya mencerminkan tantangan yang masih dihadapi banyak lulusan baru. Di satu sisi, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri, sementara di sisi lain para lulusan harus bersaing memperoleh posisi yang sejalan dengan kompetensi akademiknya.

Meski belum seluruh lowongan sesuai dengan bidang keahlian, kehadiran Job Fair tetap dinilai memberikan ruang bagi para pencari kerja untuk membangun jaringan, mengenal kebutuhan industri, sekaligus membuka kemungkinan mendapatkan kesempatan yang lebih luas di masa mendatang.

Dengan semangat untuk terus belajar dan beradaptasi, para lulusan baru berharap kegiatan seperti Job Fair dapat terus menghadirkan lebih banyak perusahaan yang membuka formasi sesuai kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi informasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung penyerapan tenaga kerja muda sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di Kota Balikpapan.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses