Erick Weeks. (foto : bolaindo)

Manajemen Persiba Beberkan Alasan Erick Weeks Hengkang ke Malaysia

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Manajemen Persiba Balikpapan membeberkan alasan gelandang asal Liberia Erick Weeks hengkang ke Malaysia dan memperkuat klub Perak FA.

Sekretaris Persiba Balikpapan Irvan Taufik mengungkapkan, mantan pemain Mitra Kukar dan Bali United Pusam itu menuntut kontrak panjang.

“Kalau posisi Erick Weeks itu kan kami tidak ada kontrak kerja kedua belah pihak. Karena tidak mungkin kita kontrak panjang karena kan ini hanya turnamen saja,” ucapnya.

.“Nah Erick Weeks memang menuntut kontrak jangka panjang,  kan tidak mungkin karena tidak jelas apakah ada kompetisi atau tidak,”

Menurutnya, jika ada kepastian kompetisi tentu manajemen Persiba akan menyodorkan kontrak jangka panjang untuk semua pemain.

Sedangkan hingga kini belum jelas kapan Indonesia Super Competition (ISC) akan digelar, malah turnamen Bhayangkara yang akan digelar usai Piala Gubernur Kaltim.

“Itu hanya masalah kepastian kompetisi, kalau kompetisi ada pasti kita sudah kontrak permanen donk pemain-pemain kita

“Pemain dikontrak hanya di Piala Gubernur Kaltim, kalau lolos semiofinal berarti sampai semifinal;, tapi kalau gak lolos grup berarti hanya di penyisihan saja.”

Sementara itu, hingga Rabu (2402) sore, striker Persiba asal Liberia Eddie Foday Boakay belum terlihat mengikuti latihan bersama Ledi Utomo dan kawan-kawan.

Mantan striker Sriwijaya FC itu telah absen mengikuti latihan bersama Persiba sejak, Senin (22/02) lalu. Kendati begitu pelatih Persiba yakin, Boakay tak akan mengikuti jejak Erick Weeks.

“Saya percaya dia, lihat saja bagaimana dia waktu kita ujicoba di Jawa seperti apa. Saya yakin sama dia, gak akan kemana-mana, dia akan kembali,” terangnya.

Sebelumnya Boakay meminta ijin untuk menjemput istrinya di Jakarta. Namun pemain kelahiran  25 Mei 1986 itu   belum bergabung.

Baca juga ini :  Persiba Cari Pengganti Erick Weeks di Pulau Jawa

“Kalau kita gak kasih (ijin ke Jakarta) kan ini soal istrinya. Istrinya kan ada di KBRI dia mau jemput, kalau kita gak kasih nanti secara psikologis (berpengaruh), nanti pikirannya bercabang,”

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.