Marak Pencurian Kotak Amal, DMI Himbau Tingkatkan Pengawasan Masjid

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – kejahatan di kota Balikpapan makin beragam. Termasuk semakin berkembang kasus pencurian di rumah ibadah.

Barang yang diambil bisa berupa hal kecil seperti sepatu atau sandar. Bahkan sepeda motor, barang-elektronik yang umumnya milik para jamaah dilaporkan hilang.

Bahkan dalam sepekan, terdapat tiga kasus penemuan kotak amal di masjid.
 
Terbaru yakni temuan kotak amal di kawasan Makam Kristen Kilometer 2,5 pada Rabu (12/10) kemarin.

Warga sekitar RT 37 Kelurahan Gunung Samarinda tersebut yang kali pertama menemukan kotak tersebut dalam keadaan tak berisi di semak belukar. Diduga bekas hasil kejahatan pencurian.

Kasus serupa juga terjadi selang tiga hari sebelumnya, di Mushola Miftahul Jannah, Taman Sari RT 23 Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara. Pelakunya berhasil membawa kabur uang tunai yang ada didalam kotak. Sementara  kotak ditinggalkan begitu saja dalam keadaan kaca terpecah.

Pekan lalu kasus serupa. Sebuah kotak infaq dibobol dan dibuang hingga akhirnya ditemukan oleh warga sekitar Jalan Agung Tunggal Gang Surya. Selanjutnya kotak diamankan dirumah ketua RT.
 
Terkait maraknya kasus pencurian di rumah ibadah, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Balikpapan telah mengirimkan surat edaran kepada pengurus masjid.

Ketua DMI Balikpapan, Ustadz H. M. Sholihuddin Siregar menghimbau agar melakukan pengamanan masjid lebih ketat lagi mulai dari perorangan hingga sistem di masjid tersebut.
 
“Kami imbau, banyak sekali laporan kehilangan. Terakhir banyak pencurian kotak infaq. Seharusnya memang pada kotak infaq tersebut diberi kunci yang dapat dipastikan safety, selain itu jangan beri celah pencuri dengan meninggalkan kotak dalam keadaan tanpa pengamanan,” jelasnya (14/10)

Menurutnya, jika kotak infaq setelah di isi kemudian diletakkan di tempat tertutup, maka kemungkinan kecil ada yang berniat mencurinya.

Baca juga ini :  Ingin Punya HP, Seorang Mahasiswa Nekat Menjambret

Siregar juga mengimbau para pemilik barang berharga yang beraktifitas di masjid untuk lebih ekstra mengamankan barang pribadi.

“Saat menjalankan shalat mungkin yang biasa dimanfaatkan. Pemasangan CCTV juga dapat membantu,” ujarnya.

Masjid besar seperti   Istiqlal sebelumnya, juga terjadi pencurian. Berkat pemasangan alat CCTV pelaku diamankan.” Ya disana ditangkap pelakunya karena pengurus masjid menempatkan CCTV. Pelakunya berhasil dikenali,” tukasnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.