Normalisasi Waduk Manggar Disiapkan untuk Antisipasi Krisis Air di Tengah Fenomena El Nino

Waduk Manggar Kilometer 12 Balikpapan

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Ancaman krisis air bersih akibat fenomena El Niño mulai Pemerintah Kota Balikpapan antisipasi dengan menyiapkan normalisasi Waduk Manggar di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Dari sisi pendanaan, proyek ini kemungkinan besar berada di bawah kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV melalui anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun, Pemerintah Kota Balikpapan juga membuka peluang dukungan dari APBD Perubahan jika perlu.

“Saat ini memang belum ada alokasi khusus dari pemerintah kota. Namun, segala kemungkinan, termasuk penggunaan APBD Perubahan, akan dibahas lebih lanjut sesuai hasil rapat teknis nanti,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan, Rita, Sabtu (2/5/2026).

Rita memang menilai kondisi ini mendesak mengingat kondisi Waduk Manggar yang terus mengalami pendangkalan akibat sedimentasi selama bertahun-tahun. Waduk seluas sekitar 500 hektare tersebut merupakan sumber utama air baku bagi warga Balikpapan, sehingga penurunan kapasitas tampung berpotensi memicu krisis air saat musim kemarau panjang.

Ancaman tersebut semakin nyata seiring prediksi fenomena El Niño yang dapat menurunkan curah hujan dan memperpanjang periode kekeringan di wilayah Kalimantan Timur.

Untuk itu, Pemerintah Kota Balikpapan bersama BWS Kalimantan IV mulai mematangkan langkah teknis pengerukan waduk melalui pembahasan khusus.

“Kami baru saja menerima undangan rapat teknis. Fokus utama pembahasan adalah mengenai metode pengerukan. Hal ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena menyangkut keamanan struktur tubuh bendungan,” jelas Rita.

Menurutnya, pengerukan waduk harus dengan perhitungan matang agar tidak mengganggu stabilitas bendungan yang menjadi infrastruktur vital kota.

Rencana normalisasi ini sebelumnya sempat muncul pada 2023, namun belum terealisasi karena kendala perizinan. Kini, dengan meningkatnya risiko kekeringan, proyek tersebut kembali jadi prioritas sebagai langkah menjaga ketahanan air Balikpapan.

Rita berharap normalisasi Waduk Manggar tidak hanya menjaga pasokan air baku. Menurutnya, program mesti menjadi langkah penting menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin tidak menentu.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses