IKS3 Balikpapan Siap Perkuat Kontribusi Intelektual untuk Dukung Balikpapan sebagai Kota Penyangga IKN

Pelantikan dan rapat kerja anggota IKS3 Balikpapan yang dilaksanakan di Gedung Klandasan.(Foto:Samsul/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Ikatan Keluarga Sarjana Sulawesi Selatan (IKS3) Balikpapan resmi melantik pengurus baru masa bakti 2025–2030 dalam rangkaian kegiatan pelantikan dan rapat kerja yang digelar di Gedung Klandasan, Balikpapan, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat peran intelektual dalam mendukung pembangunan Kota Balikpapan di tengah transformasi besar menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pemerintah Kota Balikpapan yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Andi Muhammad Yusri Ramli, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Menurut Yusri, tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yakni “Sinergi Intelektual Sarjana Sulawesi Selatan: Menyalurkan Karsa Cendekia, Mengawal Balikpapan Pilar Nusantara”, mencerminkan semangat kolaborasi yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini.

Ia menilai keberadaan IKS3 tidak hanya sebagai wadah silaturahmi para sarjana dan profesional asal Sulawesi Selatan, tetapi juga sebagai ruang lahirnya gagasan dan pemikiran yang dapat mendukung kemajuan Kota Balikpapan. Terlebih, posisi Balikpapan sebagai gerbang utama menuju IKN menuntut kesiapan di berbagai sektor, mulai dari sumber daya manusia, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.

“Peran intelektual tidak cukup hanya menjadi pengamat perubahan. Organisasi seperti IKS3 harus mampu menjadi bagian dari solusi melalui ide, inovasi, dan pemikiran konstruktif yang dapat mendukung pembangunan daerah,” ujar Yusri.

Ia menjelaskan, pembangunan yang saat ini berlangsung tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi, profesional, dan organisasi kemasyarakatan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Yusri juga menyoroti kontribusi masyarakat Sulawesi Selatan yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Balikpapan. Berbagai sektor seperti perdagangan, jasa, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan tidak lepas dari peran warga Sulawesi Selatan yang menetap dan berkontribusi di kota ini.

Selain itu, nilai-nilai budaya seperti kerja keras, solidaritas, serta semangat siri’ na pacce dinilai menjadi modal sosial yang turut memperkuat karakter masyarakat Balikpapan sebagai kota yang terbuka dan dinamis.

Dalam kesempatan tersebut, Yusri mengajak seluruh anggota IKS3 untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Ia berharap organisasi ini mampu mengambil peran lebih besar dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan generasi muda, penguatan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas pendidikan.

Ia juga berharap rapat kerja yang dilaksanakan setelah pelantikan dapat menghasilkan program-program yang konkret, inovatif, dan sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

“Balikpapan membutuhkan energi dan kontribusi dari seluruh elemen masyarakat. Kami berharap IKS3 dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan serta menghadirkan pemikiran yang bermanfaat bagi kemajuan kota,” katanya.

Melalui pelantikan dan rapat kerja ini, IKS3 Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Organisasi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya gagasan-gagasan strategis yang mampu memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses