Oyarzabal, Sang Spesialis Final yang Kini Jadi Harapan Spanyol Taklukkan Argentina

Jika Spanyol membutuhkan sosok penentu di laga terbesar, nama Mikel Oyarzabal hampir selalu menjadi jawabannya. (Foto: FIFA)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Jika Spanyol membutuhkan sosok penentu di laga terbesar, nama Mikel Oyarzabal hampir selalu menjadi jawabannya. Menjelang final Piala Dunia FIFA 2026 melawan Argentina, Minggu (19/7) waktu setempat di New York New Jersey Stadium, penyerang Real Sociedad itu datang dengan rekor yang sulit pemain mana pun tandingi. Ia selalu mencetak gol di setiap final yang pernah ia jalani sebagai pesepak bola profesional.

Catatan tersebut membuat Oyarzabal kembali menjadi tumpuan La Roja saat menghadapi juara bertahan Argentina yang dipimpin Lionel Messi.

Sepanjang karier profesionalnya, pemain berusia 29 tahun itu telah tampil di enam partai final dan selalu berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Rekor tersebut bahkan tidak dimiliki sejumlah legenda sepak bola dunia. Seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Pele, Diego Maradona, Zinedine Zidane, Johan Cruyff, Gerd Muller hingga Eusebio.

Tak hanya terkenal sebagai penyerang yang tenang di depan gawang, Oyarzabal juga memiliki catatan sempurna ketika mendapat kepercayaan menjadi eksekutor penalti pada laga final.

Ia mencetak gol melalui titik putih dalam dua final Copa del Rey bersama Real Sociedad. Kemudian kembali menunjukkan ketenangannya saat tampil pada final UEFA Nations League, final Piala Eropa (UEFA EURO), hingga final Olimpiade.

Bidik Rekor Baru di Piala Dunia

Performa Oyarzabal juga menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026.

Gol penalti yang dicetak ke gawang Prancis pada babak semifinal membuat koleksi golnya di turnamen ini menjadi lima.

Jika kembali mencetak gol saat menghadapi Argentina, Oyarzabal akan menjadi pemain Spanyol pertama yang mengoleksi enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Saat ini ia sejajar dengan dua legenda Spanyol, Emilio Butragueño yang mencetak lima gol pada Piala Dunia 1986 dan David Villa yang membukukan jumlah serupa saat membawa Spanyol menjadi juara dunia pada 2010.

Selain itu, Oyarzabal juga menjadi pemain Spanyol pertama yang mencetak dua brace dalam satu edisi Piala Dunia.

Bukan Superstar, Tapi Selalu Hadir di Momen Besar

Nama Oyarzabal mungkin tidak sepopuler sejumlah penyerang elite dunia. Namun, statistik menunjukkan dirinya hampir selalu muncul ketika pertandingan mencapai titik paling menentukan.

Bersama tim nasional Spanyol, ia kini telah mengoleksi 30 gol. Meski masih berada di bawah rekor sepanjang masa milik David Villa yang mengemas 59 gol, Oyarzabal telah mencatat sejarah baru. Ini dengan menjadi penyerang Spanyol paling produktif dalam satu musim bersama tim nasional melalui torehan 14 gol.

Kini, tantangan terbesar kembali menantinya.

Di hadapan Argentina yang diperkuat Lionel Messi, Oyarzabal berpeluang memperpanjang rekor sempurna di laga final. Sekaligus membantu Spanyol merebut gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah.

Namun, bagi Oyarzabal, trofi tampaknya tetap lebih penting daripada catatan pribadi. Jika harus memilih antara mencetak gol atau membawa Spanyol menjadi juara dunia, penyerang berusia 29 tahun itu diyakini akan memilih mengangkat trofi Piala Dunia di New York.***

Penulis: Donny M.
Sumber: FIFA
Editor: Donny

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses