Perbaikan Pipa Induk dan Sekolah Baru Jadi Fokus Pemkot Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud memastikan pembangunan sekolah baru dan peningkatan layanan air bersih tetap menjadi prioritas Pemerintah Kota Balikpapan.
Komitmen tersebut disampaikannya saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai progres pembangunan sekolah di Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat serta gangguan distribusi air bersih yang belakangan dikeluhkan masyarakat.
Rahmad menjelaskan, terganggunya distribusi air bersih bukan disebabkan berkurangnya pasokan air baku, melainkan karena adanya pekerjaan penggantian pipa induk yang usianya telah mencapai sekitar 40 tahun. Menurutnya, proyek tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Memang sekarang ada pekerjaan penggantian pipa induk. Jadi kalau distribusi air sedikit terganggu, itu bukan karena airnya tidak ada, tetapi karena sedang dilakukan perbaikan jaringan agar ke depan pelayanannya lebih baik,” kata Rahmad, Minggu (19/7/2026).
Ia meminta masyarakat memahami bahwa pekerjaan tersebut membutuhkan waktu karena menyangkut jaringan utama distribusi air.
“Kami mohon masyarakat bersabar. Mudah-mudahan setelah pekerjaan selesai, sistem kembali normal dan distribusi air menjadi lebih lancar. Ini dilakukan agar pelayanan air bersih ke depan semakin baik,” ujarnya.
Rahmad menjelaskan, salah satu titik pekerjaan berada di kawasan Transad Kilometer 8. Pipa lama yang berdiameter kecil diganti dengan pipa berkapasitas lebih besar agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.
“Pipa yang diganti ini usianya sudah sekitar 40 tahun. Sekarang diganti dengan ukuran yang lebih besar supaya kapasitas distribusi air meningkat dan bisa melayani kebutuhan masyarakat dengan lebih optimal,” jelasnya.
Layanan Air Bersih
Selain membahas layanan air bersih, Rahmad juga memastikan pembangunan sekolah baru di Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat tetap berjalan sesuai rencana. Saat ini, kedua proyek tersebut masih berada pada tahap proses lelang.
“Untuk pembangunan sekolah masih dalam proses lelang. Jadi memang pekerjaan fisiknya belum dimulai karena masih mengikuti tahapan administrasi yang berlaku,” katanya.
Ia meminta masyarakat bersabar menunggu proses tersebut selesai dan menyarankan agar informasi teknis mengenai pelaksanaan proyek dikonfirmasi kepada perangkat daerah terkait.
“Kalau untuk informasi teknis mengenai pelaksanaan, silakan dikonfirmasi kepada Dinas Pendidikan maupun Dinas Pekerjaan Umum sesuai kewenangannya,” ucap Rahmad.
Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran pembangunan sekolah melalui skema tahun jamak atau multi-years, sehingga pengerjaan dapat dilakukan secara bertahap hingga selesai.
“Anggarannya sudah ada melalui skema multi-years. Jadi pembangunan akan tetap berjalan sesuai tahapan yang sudah direncanakan,” tegasnya.
Untuk pembangunan sekolah di Balikpapan Barat, Rahmad mengatakan penganggarannya akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2027 menyesuaikan progres pekerjaan.
Pendidikan dan Kesehatan
Ia kembali menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan dua sektor yang akan selalu menjadi prioritas dalam kebijakan pembangunan Pemerintah Kota Balikpapan.
“Yang paling penting bagi kami adalah pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas. Dua sektor ini adalah investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Di sela wawancara, Rahmad sempat melontarkan candaan kepada awak media mengenai prioritas anggaran pemerintah yang lebih difokuskan untuk pembangunan sekolah. Candaan tersebut disambut tawa para wartawan dan mencairkan suasana.
Meski demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah tetap sama, yakni memastikan anggaran daerah digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik, baik melalui peningkatan layanan air bersih maupun penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai. Itu yang menjadi fokus utama Pemerintah Kota Balikpapan,” tutup Rahmad.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)
Penulis : Dani/Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
