Paguyuban Adonara Perkuat Persaudaraan di Balikpapan, Pemkot Tekankan Harmoni Sosial 

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Semangat persaudaraan, keberagaman, dan kepedulian lingkungan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-28. Sekaligus pengukuhan Pengurus Paguyuban Kerukunan Keluarga Adonara Balikpapan periode 2026–2029 di Aula Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, Sabtu (2/5/2026).


Kegiatan ini bukan sekadar seremoni organisasi kedaerahan, melainkan momentum mempertegas peran paguyuban sebagai perekat sosial di tengah masyarakat Balikpapan yang majemuk. 


Di usia hampir tiga dekade, Paguyuban Kerukunan Keluarga Adonara dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga solidaritas warga, melestarikan budaya. Serta memperkuat nilai kebersamaan di Kota Minyak.


Asisten Tata Pemerintahan Daerah Kota Balikpapan, Zulkifli, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Balikpapan, menyampaikan apresiasi atas konsistensi paguyuban dalam membangun harmoni sosial.


“Paguyuban bukan hanya ruang berkumpul berdasarkan kesamaan asal daerah, tetapi juga wadah memperkuat persaudaraan, menjaga nilai budaya. Serta menghadirkan kontribusi positif bagi pembangunan kota,” ujar Zulkifli.


Menurut dia, keberadaan organisasi kemasyarakatan seperti Paguyuban Adonara memiliki posisi strategis. Dalam memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman Balikpapan sebagai kota terbuka. 


Sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat disebut menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang inklusif, nyaman, dan berdaya saing.


“Balikpapan dibangun oleh keberagaman. Karena itu, menjaga toleransi, kebersamaan, dan semangat gotong royong adalah tanggung jawab bersama,” katanya.


Selain menekankan pentingnya kohesi sosial, Zulkifli juga mengingatkan masyarakat terhadap potensi dampak perubahan iklim, terutama ancaman cuaca ekstrem dan risiko El Nino yang dapat memicu kemarau panjang, krisis air bersih, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Agar Semakin Solid


Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui langkah sederhana namun penting. Seperti bijak menggunakan air bersih, memanen air hujan, serta menghindari pembakaran lahan dan sampah.


“Pembangunan kota tidak hanya berbicara tentang sosial dan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. Kesadaran bersama menjadi kunci menghadapi tantangan iklim,” ujarnya.


Pengukuhan pengurus baru periode 2026–2029 diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi agar semakin solid, adaptif, dan relevan menjawab tantangan zaman. 


Pemerintah Kota Balikpapan pun berharap Paguyuban Kerukunan Keluarga Adonara terus menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan, merawat budaya. Serta menebarkan manfaat bagi masyarakat luas.


Dengan semangat “Balikpapan Kubangun, Kujaga, dan Kubela”, persaudaraan yang dirawat. Dalam keberagaman diyakini menjadi kekuatan utama membangun kota yang harmonis sekaligus tangguh menghadapi masa depan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses