Heria Prisni

Pemkot Balikpapan Khawatirkan Curah Hujan Tinggi Sebabkan Gagal Panen

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Hujan dengan inteistas tinggi yang belakangan kerap terjadi, dikhawatirkan akan menyebabkan petani di Kota Balikpapan akan gagal panen.

Hal itu disampaikan  Kepala Dinas Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan Heria Prisni. Saat ini puluhan hektar tanaman padi dan sayuran khususnya di Balikpapan Utara dan Timur

Dia mengatakan, curah hujan yang tinggi akan menyebabkan pasir akan menempel pada daun tanaman dan jika tidak segera di siram maka akan menyebabkan tanaman membusuk.

“Kalau hujannya akan mempengaruhi tumbuh kembang tanaman seperti sayuran,” ujar Heria Prisni, Rabu (31/09/202)

Sehingga ketika musim hujan biaya produksi petani akan meningkat. Karena tanaman harus disiram setelah hujan deras. Seperti sayuan, akan cepat mati jika segera ditangani.

“Karena seperti sayuran bayam dan sebagainya kalau sudah kena hujan lebat, pasir-pasir tanah akan menempel ke daunnya. Kalau dia tidak siram akan mengakibatkan busuk,” ujarnya

“Makanya kalau habis hujan itu mereka (petani) harus menyiram. jadi kerja petani yang tambah berat, harus rajin petani,”

Begitupun kata dia, tanaman padi, juga jika terendam banjir akan membusuk dan mati. Sehingga pengairan ataupun draiasenya harus lebih baik untuk mencegah tanaman padi terendam banjir.

Pasalnya, sudah pernah petani di Balikpapan mengalami gagal panen akibat banjir dan curah hujan yang tinggi. “Yang gagal panen itu akibat pembuahan dulu terganggu, karena hujannya lebat,” ujarnya

Namun hingga kini lanjutnya, meski curah hujan tinggi, namun masih belum ada laporan gagal panen. “Titik-titik banjir kemarin sih ada, cuma cepat surutnya. Tidak ada yang menganggu,” ujarnya

Salah satu yang dikhawatirkannya di Kelurahan Teritip Balikpapan Timur. Saat hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir. Namun belum ada laporan dari para petani.

Baca juga ini :  18 Mei, Jokowi Buka Pemagangan Kerja di Balikpapan Diikuti 1000 Perusahaan

“Yang kita khawatirkan di sawah kita di Teritip itu, mungkin drainasenya sudah di perbaiki jadi gak banjir disana. Memang tinggi airnya, cuma cepat surutnya,” ujarnya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.