PLN UID Kaltimra Raih Penghargaan Pemkot Samarinda atas Dukungan Percepatan Penurunan Stunting
SAMARINDA, inibalikpapan.com– Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dalam mendukung percepatan penurunan stunting kembali mendapat apresiasi. PLN menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Samarinda sebagai Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting (OTA ARS).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting pada Kamis (12/6). Apresiasi diberikan kepada berbagai pihak yang berkontribusi mendampingi dan membantu anak-anak yang masuk kategori risiko stunting.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat penurunan angka stunting.
“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk dunia usaha. Kami mengapresiasi PLN yang telah berperan aktif sebagai Orang Tua Asuh Anak Risiko Stunting. Semoga sinergi ini terus diperkuat sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan dukungan untuk tumbuh sehat dan berkualitas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/6).
Program dukungan PLN dijalankan melalui dana zakat penghasilan pegawai yang dihimpun secara rutin dan dikelola Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, termasuk keluarga dan anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
Program ini tidak hanya mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting. Program ini juga mendukung SDGs Nomor 2 Tanpa Kelaparan melalui pemenuhan gizi dan pencegahan malnutrisi pada anak untuk masa depan.
Penghargaan Jadi Penyemangat PLN
General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli menyebut penghargaan itu memotivasi PLN terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Melalui program yang didukung oleh zakat penghasilan pegawai dan dikelola melalui YBM PLN, kami berupaya berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting. Selain mendukung program pemerintah, inisiatif ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDGs Nomor 2 tentang Tanpa Kelaparan yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi dan penghapusan malnutrisi,” kata Chaliq.
Manager PLN UP3 Samarinda Adrian Sitompul juga mengatakan penghargaan itu memotivasi PLN untuk menghadirkan program sosial yang berdampak bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjalankan program-program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami juga berharap kontribusi yang diberikan dapat membantu tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Samarinda dalam menurunkan angka stunting,” ujarnya.
PLN UID Kaltimra akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melalui program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dukungan terhadap percepatan penurunan stunting menjadi wujud kontribusi PLN menciptakan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing melalui kolaborasi.
Sumber: PLN UID Kaltimra
Editor: Rizki
BACA JUGA
