Profil Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Generasi Emas Belum Habis, Kombinasi Veteran dan Bintang Muda
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Timnas Kroasia kembali mengirimkan sinyal kuat jelang Piala Dunia FIFA 2026. Meski berasal dari negara dengan populasi kurang dari empat juta jiwa, Kroasia terus membuktikan diri sebagai kekuatan konsisten di panggung sepak bola dunia.
Setelah finis peringkat ketiga pada debut mereka di Prancis 1998, runner-up di Rusia 2018, dan kembali meraih posisi ketiga di Qatar 2022, Kroasia kini mengincar langkah lebih jauh di Amerika Utara.
Di bawah asuhan pelatih Zlatko Dalic, Kroasia menggabungkan pengalaman pemain senior dengan energi talenta muda yang siap bersinar.
Jadwal & Grup Kroasia di Piala Dunia 2026
- 17 Juni: Inggris vs Kroasia (Dallas)
- 23 Juni: Panama vs Kroasia (Toronto)
- 27 Juni: Kroasia vs Ghana (Philadelphia)
Perjalanan Kualifikasi Meyakinkan
Kroasia tampil dominan di kualifikasi UEFA dengan:
- 7 kemenangan, 1 imbang
- 26 gol dari 8 pertandingan
- Kemenangan besar: 7-0 vs Gibraltar, 5-1 vs Ceko
Andrej Kramaric menjadi top skor dengan 6 gol, diikuti Ivan Perisic dengan 4 gol.
Skuad Timnas Kroasia
Kiper
- Dominik Livaković (Fenerbahçe)
- Dominik Kotarski (PAOK FC)
- Ivor Pandur (Fortuna Sittard)
Bek
- Joško Gvardiol (Manchester City)
- Duje Ćaleta-Car (Olympique Lyonnais)
- Joško Šutalo (Ajax Amsterdam)
- Josip Stanišić (Bayern Munich)
- Marin Pongračić (Lecce)
- Martin Erlić (Sassuolo)
- Luka Vušković (Tottenham Hotspur)
Gelandang
- Luka Modrić (AC Milan)
- Mateo Kovačić (Manchester City)
- Mario Pašalić (Atalanta)
- Nikola Vlašić (Torino)
- Luka Sučić (Red Bull Salzburg)
- Martin Baturina (Dinamo Zagreb)
- Kristijan Jakić (Eintracht Frankfurt)
- Petar Sučić (Dinamo Zagreb)
- Nikola Moro (Bologna)
- Toni Fruk (HNK Rijeka)
Penyerang
- Ivan Perišić (Hajduk Split)
- Andrej Kramarić (Hoffenheim)
- Ante Budimir (Osasuna)
- Marco Pašalić (Rijeka)
- Petar Musa (Benfica)
- Igor Matanović (Eintracht Frankfurt)
Kekuatan Utama: Pengalaman + Regenerasi
Kroasia masih bertumpu pada legenda hidup Luka Modric yang tetap menjadi motor permainan di usia 40 tahun. Ia didukung pemain berpengalaman seperti Perišić dan Kramarić.
Namun, Dalic juga mulai membangun generasi baru dengan nama-nama muda seperti:
- Luka Vušković (18 tahun)
- Igor Matanović
- Martin Baturina
Rekor Impresif di Piala Dunia
- Semifinal: 3 kali (1998, 2018, 2022)
- Runner-up: 2018
- Peringkat 3: 1998, 2022
- 13 kemenangan dari 30 laga
Ambisi di 2026
Dengan kombinasi matang antara pengalaman dan regenerasi, Kroasia tetap menjadi “kuda hitam” berbahaya di turnamen ini.
Zlatko Dalic menegaskan persaingan menuju skuad final masih terbuka:
“Masih ada waktu, kami akan memilih yang terbaik. Para pemain harus berjuang karena persaingan sangat ketat.”
Jika konsistensi terjaga, Kroasia berpotensi kembali membuat kejutan—dan bukan tidak mungkin, menembus final untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
BACA JUGA
