Rapat Kerja Baleg DPR RI yang dihadiri Menkumham Yasonna Laoly pada Kamis (16/1/2020). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Revisi Batal, UU Pemilu Ditarik dari Program Prolegnas 2021

PASER, Inibalikpapan.com – Pemerintah dan Badan Legislasi (BalegDPR RI menarik amandemen Undang-Undang tentang Pemilu dari daftar program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2021 pada Selasa (09/03).

Ketua Baleg DPR, Supratman Andi Agtas, mengatakan ada penambahan satu rancangan undang-undang (RUU) yang masuk seiring ditariknya revisi UU Pemilu. Satu RUU tersebut ialah RUU tentang Ketentuan Umum Perpajakan (KUP).

“Pemilu keluar, kemudian pemerintah mengusulkan RUU baru dan juga disepakati oleh fraksi-fraksi karena ini RUU tentang Ketentuan Umum Perpajakan,” kata Supratman dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

Supratman mengatakan keputusan dimasukannya RUU KUP ke dalam prolegnas prioritas tahun 2021 karena regulasi terkait perpajakan di situasi pandemi dianggap penting dibentuk. Diluar itu, daftar prolegnas prioritas 2021 tetap sama.

“Dengan demikian nanti tetap jumlahnya 33 hanya mengeluarkan RUU Pemilu kemudian diganti dengan KUP yang menjadi usulan pemerintah,” kata Supratman.

Rencananya, daftar prolegnas prioritas 2021 tersebut akan segera ditetapkan dalam keputusan tingkat II melalui rapat paripurna DPR terdekat. Rapat Kerja Baleg DPR juga dihadiri Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

“Hari ini juga saya akan menandatangani surat pengantar kepada pimpinan DPR supaya segera mengagendakan penetapan prolegnas di sidang paripurna dan ini akan diagendakan dalam sidang paripurna terdekat,” kata Supratman.

sumber : suara.com

Baca juga ini :  DPR Persilahkan Judicial Review UU Pemilu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.