AM Yusri Ramli

Sejumlah Proyek yang Diusulkan Dalam Musrembang dan Reses Anggota Dewan, Telah Kantongi DED

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan memastikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang diusulkan masyarakat baik lewat musrenbang maupun pada reses anggota DPRD Balikpapan sudah memiliki detail enggenering Design (DED).

“Untuk jumlah pastinya saya tidak ingat, tapi semua yang masuk akan tetap kami programkan dan usulkan yang belum memiliki DED,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan, AM Yusri Ramli.

Menurutnya, proyek pembangunan yang merupakan usulan dan telah memiliki DED diantaranya akses jalan tembus Sepinggan Baru ke Jalan Soekarno-Hatta Km 8 atau Jalan Mukmin Faisyal maupun pelebaran saluran drainase Jalan MT Haryono tembus ke Sungai Ampal.

“Sedangkan untuk tahun 2020 mendatang ada beberapa pengerjaan yang rencananya akan dilanjutkan seperti akses jalan Mukmin Faisyal,” ujarnya

“Kelanjutan pengerjaan trotoar jalan Jenderal Sudirman, dan pelebaran drainase Jalan MT Haryono dekat kantor PLN,”

Kata dia, untuk jalan Mukmin Faisyal sebenarnya tengah dilakukan perbaikan bagian yang longsor pada akhir 2018 lalu, dimana pengerjaannya difokuskan untuk membuat siring penahan dan pencoran beberapa bagian badan jalan.

“Sudah berjalan kegiatan proyeknya, anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp 17 miliar dari APBD Kota Balikpapan,” ujarnya.

Untuk tahun 2020 mendatang rencana juga akan kembali dilanjutkan pengerjaan badan jalan dan jembatan, itupun dengan bertahap, karena akses jalan Mukmin Faisyal yang cukup panjang sekitar 6,3 kilometer dengan lebar bervariasi.

“Ada di beberapa titik lebarnya cuma 7 meter, sementara di titik lain lebarnya mencapai 12 meter dan 24 meter,” ujarnya.

Dia menambahkan, di jalan sepanjang 6,3 kilometer tersebut, ada tiga jembatan yang perlu dibangun dan menyesuaikan lebar jalan yang baru. Satu jembatan telah selesai dikerjakan tahun 2018 dan dua jembatan masih diusulkan.

Baca juga ini :  Catatan DPRD, Harus Ada Pembenahan Dalam Musrembang
“Dua jembatan yang lainnya masih kami usulkan. Nantinya setelah tiga jembatan itu terbangun, baru dilanjutkan dengan peningkatan kualitas jalan. Dibangun bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran,” ujarnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.