Shin Tae-yong Tak Gentar Hadapi Tekanan di Segiri Samarinda

Shin Tae-yong / PSSI
Shin Tae-yong / PSSI

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Persija Jakarta langsung mendapat ujian berat pada pekan pertama Super League 2026/27. Macan Kemayoran harus bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, untuk menghadapi Borneo FC Samarinda, Sabtu (5/9/2026) malam.

Bukan lawan sembarangan yang dihadapi Persija. Borneo FC berstatus runner-up kompetisi musim lalu dan akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Kondisi tersebut membuat laga pembuka ini menjadi ujian serius bagi Persija untuk mengukur hasil persiapan panjang selama pramusim.

Meski demikian, pelatih Persija, Shin Tae-yong, memastikan timnya datang dengan persiapan matang. Sebanyak 23 pemain dibawa ke Samarinda dan dinilai siap menjalankan tugas dalam pertandingan perdana musim ini.

“Borneo FC adalah tim peringkat kedua musim lalu. Karena ini pertandingan tandang bagi kami, ini bisa menjadi pertandingan yang sulit. Tapi kami telah bersiap dengan baik dan kami akan memberikan segalanya serta bertarung sekuat tenaga di lapangan,” kata Shin Tae-yong, dikutip dari laman I League.

Shin Tae-yong Tak Terbebani Laga Perdana

Borneo FC bukan hanya memiliki keunggulan kualitas dan status sebagai runner-up. Faktor kandang serta atmosfer Stadion Segiri juga menjadi tantangan tersendiri bagi Persija.

Karena itu, Shin meminta anak asuhnya menjaga konsentrasi dan mampu menerjemahkan hasil evaluasi pramusim ke dalam pertandingan sesungguhnya.

Menariknya, pelatih yang akrab disapa STY itu mengaku tidak merasakan tekanan berlebihan menjelang debutnya di kompetisi liga bersama Persija.

Pengalaman lima tahun menangani sepak bola Indonesia menjadi salah satu modalnya menghadapi atmosfer pertandingan, meski sebelumnya ia lebih banyak bekerja bersama Timnas Indonesia.

“Laga nanti adalah pertandingan pertama di liga. Dibandingkan pelatih lain, sepertinya perasaan saya jauh lebih tenang. Karena saya sudah memiliki pengalaman lima tahun di Indonesia, meskipun sebelumnya bersama Timnas Indonesia,” ujarnya.

Menurut Shin, pengalaman tersebut membuatnya cukup memahami karakter sepak bola Indonesia, termasuk atmosfer pertandingan dan tekanan yang biasanya menyertai laga tandang.

“Walau ini laga pertama di liga, saya sangat percaya kepada pemain saya. Jadi saya tidak merasa terbebani. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menunjukkan pertandingan yang bagus,” lanjutnya.

Persija Wajib Tahan Tekanan Segiri

Pertandingan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Persija untuk menunjukkan sejauh mana perubahan dan pembenahan yang dilakukan selama pramusim.

Shin tidak hanya dituntut mempertahankan kelebihan yang sudah dimiliki Persija, tetapi juga memperbaiki sejumlah aspek yang masih menjadi kelemahan tim.

Di sisi lain, Borneo FC memiliki keuntungan psikologis karena bermain di kandang dan membawa status sebagai salah satu tim terbaik musim lalu.

Persija karena itu harus mampu keluar dari tekanan sejak awal pertandingan. Jika mampu meredam agresivitas Pesut Etam dan memaksimalkan peluang, Macan Kemayoran berpeluang membawa pulang hasil positif dari Samarinda.

Laga Borneo FC vs Persija pun menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada pekan pembuka Super League 2026/27. Borneo ingin mengawali musim dengan kemenangan di depan suporternya, sementara Persija berambisi merusak pesta tuan rumah.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses