SMADA Mavestro 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Balikpapan

Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Semangat kreativitas dan inovasi generasi muda mewarnai pembukaan SMADA Mavestro 2026 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 SMA Negeri 2 Balikpapan, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan sekolah, tetapi juga wadah bagi pelajar untuk menampilkan bakat, membangun karakter, dan memperkuat semangat berkarya di tengah tantangan masa depan.

Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan siswa, guru, alumni, dan berbagai komunitas pelajar. Berbagai rangkaian acara seni, olahraga, dan kompetisi kreatif disiapkan sebagai ruang ekspresi bagi para peserta.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengapresiasi penyelenggaraan SMADA Mavestro yang dinilai konsisten menghadirkan ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang.

Menurut Ratih, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.

“Ajang seperti SMADA Mavestro menjadi sarana yang sangat baik untuk mengasah potensi generasi muda. Di sini mereka belajar berkompetisi secara sehat, bekerja sama, berorganisasi, dan mengekspresikan kreativitasnya,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam mendorong lahirnya generasi muda yang inovatif dan siap menghadapi peluang pembangunan daerah, terutama di tengah posisi strategis Balikpapan sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ratih menegaskan, generasi muda saat ini harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sekaligus tetap menjaga nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Semangat berprestasi perlu dibarengi dengan integritas, disiplin, dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan itu, para pelajar juga diajak untuk menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, perundungan, maupun kenakalan remaja. Sebaliknya, mereka didorong untuk mengisi masa muda dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Lebih jauh, Ratih berharap SMADA Mavestro tidak hanya menjadi agenda tahunan sekolah, tetapi juga mampu melahirkan karya-karya kreatif yang dapat mengharumkan nama Balikpapan di tingkat yang lebih luas.

“Generasi muda adalah aset terbesar daerah. Melalui kreativitas, inovasi, dan semangat kolaborasi, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan,” katanya.

Melalui SMADA Mavestro 2026, SMA Negeri 2 Balikpapan kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan bakat siswa.

Semangat yang lahir dari kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar untuk terus berkarya, berprestasi, serta membawa nama Balikpapan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan mengusung semangat “Bijak Cinta”, generasi muda diajak untuk mencintai pendidikan, menghargai keberagaman, serta membangun masa depan dengan karya dan prestasi.

Dari lingkungan sekolah inilah lahir harapan-harapan baru yang kelak akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Balikpapan menuju kota yang maju, kreatif, dan berdaya saing global.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses